執筆者 admin | 6 4月 2024 | 記事, Pekerjaan
Syarat Kerja di Jepang Bidang Pertanian, Berikut Visanya. Jepang termasuk negara yang membuka pintunya bagi pekerja Indonesia. Terdapat sejumlah syarat kerja di Jepang 2024 yang perlu diketahui bagi mereka yang berminat merantau ke negara lain.
Punya impian bekerja di Jepang? Ingin tahu bagaimana cara mendapat kerja di Jepang? Simak pembahasan tentang prospek karir dan hal-hal menarik mengenai karir di Jepang
Peluang warga negara Indonesia untuk bekerja di Jepang masih terbuka lebar. Hal ini berdasarkan perjanjian bilateral bidang ekonomi Indonesia dan Jepang, atau Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).
Syarat Kerja di Jepang Bidang Pertanian, Berikut Visanya
Bagi sebagian orang, tinggal dan bekerja di Jepang merupakan salah satu impian besar di dalam hidup mereka. Sampai sekitar sepuluh tahun yang lalu, impian itu mungkin sulit untuk terwujud. Jepang dulunya termasuk salah satu negara yang cukup tertutup dari pekerja asing. Hanya warga negara asing dengan skill di atas rata-rata dan berkemampuan bahasa Jepang sangat baik saja yang dapat bekerja di negara tersebut. Bisa kamu bayangkan, bagaimana sulitnya warga negara asing untuk menembus pasar kerja Jepang pada saat itu.
Jepang adalah salah satu negara yang maju dalam bidang pertanian dan banyak menyumbang penelitian untuk inovasi di bidang pertanian. Namun, kebanyakan pekerja pertanian di Jepang adalah pekerja berusia lanjut sehingga Jepang membuka banyak peluang kerja untuk para pekerja asing dari generasi muda. Artikel ini akan memberikan informasi seputar bidang pertanian di Jepang, mulai dari fakta-fakta unik yang menjadikan keuntungan kerja pertanian di Jepang, persyaratan umum, dan informasi lainnya.
Bekerja di bidang pertanian Jepang masuk dalam Tokutei Gino No.1. Ini adalah salah satu bidang yang menerima pekerja asing yang memiliki pengalaman di bidang tersebut.
Bidang pertanian diklasifikasikan dalam dua pekerjaan, yaitu, pertanian budidaya umum dan peternakan umum.
Langkah ini diambil untuk menerima tenaga kerja asing demi mengatasi kekurangan tenaga kerja yang serius di Jepang dalam bidang pertanian.
Keuntungan kerja pertanian di Jepang
1. Jepang adalah salah satu negara dengan sistem pertanian yang maju
Jepang merupakan salah satu negara yang banyak menggunakan teknologi canggih ke bidang pertaniannya. Hal ini membuat pertanian di Jepang sangat maju dan mampu menghasilkan produk pertanian berkualitas tinggi. Orang Jepang sangat memperhatikan kualitas produk pertanian yang akan dikonsumsi, baik itu sayur-sayuran, buah-buahan, dan juga beras. Terlebih lagi, di Jepang terdapat beberapa merek yang melambangkan kualitas suatu produk pertanian itu sendiri.
2. Lingkungan kerja di bidang pertanian
Lingkungan kerja di bidang pertanian Jepang berbeda dengan di negara lain, termasuk di Indonesia. Jika bekerja di bidang pertanian, para pekerja akan disebar untuk bekerja di lahan, bagian pengemasan, atau di bidang distribusi pertanian.
3. Prospek kerja di bidang pertanian terbuka lebar
Saat ini, Jepang dihadapkan dengan banyak pekerja pertanian yang sudah berusia lanjut. Padahal, permintaan akan konsumsi produk pertanian terus meningkat di setiap tahunnya. Oleh karena itu, Jepang mengeluarkan visa pekerja keterampilan khusus bagi para pekerja asing yang ingin kerja di Jepang. Dengan begitu, prospek kerja di bidang pertanian di Jepang sangat terbuka lebar dan menawarkan gaji yang menjanjikan bagi para pekerja.
Persyaratan umum
1. Sertifikat JLPT N4
Untuk bisa bekerja di pertanian Jepang, Hunters dapat mencoba tes visa pekerja berketerampilan khusus di bidang pertanian. Namun, salah satu persyaratannya adalah bisa bahasa Jepang seperti JFT basic level A2 atau JLPT N4.
2. Lulus tes keterampilan bidang kerja
Jika sudah memiliki sertifikat ujian bahasa Jepang, maka dapat langsung mengikuti tes keterampilan kerja khusus di bidang pertanian. Jadi, jika Hunters berasal dari jurusan pertanian, agribisnis, atau SMK dari bidang pertanian, maka dapat mencoba untuk mengikuti tes visa ini.
Syarat Kerja di Jepang Bidang Pertanian, Berikut Visanya
Target
Orang asing yang memiliki pengalaman dan pengetahuan di bidang pertanian.
Klasifikasi Pekerjaan:
・ Pertanian budidaya umum
・ Peternakan umum
Syarat
Syarat untuk bekerja dengan status Tokutei Gino No.1 adalah sebagai berikut:
- Lulus JFT-Basic atau JLPT N4 atau lebih tinggi
- Lulus ujian keterampilan yang diperlukan
Orang yang telah menyelesaikan Pelatihan Teknis No.2 dengan baik akan dibebaskan dari ujian di atas.
Tingkat Kesulitan
Dalam dua klasifikasi pekerjaan di bidang pertanian, calon pekerja perlu memiliki pengetahuan dasar dan kemampuan untuk melakukan berbagai pekerjaan pertanian dengan baik, dalam waktu tertentu, dan dengan prosedur yang benar.
Selain itu, calon tenaga kerja juga harus memiliki kemampuan untuk memahami instruksi dalam bahasa Jepang. Hal yang terpenting adalah calon pekerja dapat berperan sebagai tenaga kerja yang siap pakai.
Syarat Kerja di Jepang Bidang Pertanian, Berikut Visanya
FAQ pertanian di Jepang
1. Berapa gaji kerja pertanian di Jepang?
Gaji yang didapatkan bagi para pekerja dengan visa keterampilan spesifik berkisar dari ¥2,000,000 sampai ¥4,000,000 per tahun.
2. Berapa lama kontrak kerja pertanian di Jepang?
Kontrak kerja pertanian di Jepang umumnya disesuaikan kembali dengan kontrak dan kesepakatan antara perusahaan dan pekerja. Namun, apabila bekerja dalam jangka pendek, maka umumnya akan dipekerjakan mulai dari kontrak 1 tahun.
3. Pekerjaan apa saja yang dilakukan di bidang pertanian Jepang?
Pekerjaan yang dilakukan oleh para pekerja di pertanian Jepang adalah seperti penanaman, pemanenan, pengemasan, pekerjaan di bidang hortikultura, hingga proses distribusi produk pertanian.
4. Bagaimana cara bisa kerja pertanian di Jepang?
Untuk bisa bekerja di pertanian Jepang, Hunters harus memiliki visa keterampilan khusus di bidang pertanian.
Kesimpulan
Seperti yang dijelaskan di atas, di bidang pertanian dalam Tokutei Gino No.1, pekerja diharapkan dapat bekerja dengan menggunakan keahlian dan keterampilan.
Karena bidang tersebut adalah industri di mana kekurangan tenaga kerja dinilai sangat tinggi, jadi akan ada banyak peluang bagi mereka yang tertarik. Di bidang ini, kamu juga akan dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalaman.
Sumber: Badan Pelayanan Imigrasi (https://www.moj.go.jp/isa/content/930005131.pdf)
Ministry of Foreign Affairs of Japan (https://www.id.emb-japan.go.jp/ssw/)
執筆者 admin | 12 3月 2024 | 記事, Pekerjaan
Anda Tertarik Magang dan Kerja di Jepang? Ini Pesan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor . Untuk magang atau kerja di sana, menjadi impian sebagian calon pekerja migran Indonesia. Jepang dikenal sebagai negara canggih dalam urusan teknologi.
Jika Anda memiliki impian untuk bekerja di Jepang, ada peluang menarik yang ditawarkan oleh pemerintah Indonesia melalui program magang di berbagai sektor pekerjaan. Pemerintah Jepang telah membuka pintu lebar-lebar bagi warga asing yang ingin hidup dan bekerja di negeri Sakura tersebut.
Jepang merupakan salah satu negara Asia yang menawarkan gaji tinggi bagi masyarakat pekerjanya. Jadi, tidak heran jika negara dengan julukan Negeri Sakura ini jadi destinasi favorit para pekerja asing untuk mengumpulkan pundi-pundi uang. Terlebih, negara ini tidak hanya menyediakan lapangan kerja dengan gaji tinggi, tetapi ada juga program magang di Jepang yang dibayar.
Anda Tertarik Magang dan Kerja di Jepang? Ini Pesan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor
Dalam langkah untuk memperluas kesempatan kerja dan program pemagangan di Jepang, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor pergi mengunjungi perusahaan Morishita di Yuzawa Prefektur Niigata Jepang, Rabu 6 Maret 2024.
Kunjungan Wamenaker ke perusahaan Morishita dimaksudkan untuk mendapatkan informasi mengenai peluang kerjasama pengisian lowongan kerja dan kesempatan magang bagi tenaga kerja asal Indonesia di perusahan Morishita.
“Saya ingin perusahaan Morishita bisa menjadi jembatan bagi pengembangan kompetensi tenaga kerja Indonesia,” kata Afriansyah.
Afriansyah menyambut baik inisiasi dari perusahaan Morishita untuk mengadakan kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan terutama yang berkaitan dengan program pemagangan dan perluasan kesempatan kerja melalui skema Specified Skilled Workers (SSW).
“Oleh karena itu, saya sangat berharap ke depannya dari kunjungan ini dapat menjadi langkah baru awal kerja sama yang saling menguntungkan antara Morishita dan Kemnaker,” ucap Afriansyah.
Morishita merupakan perusahaan terbesar di kota Yuzawa yang bergerak di banyak sektor, diantaranya, bidang konstruksi, transportasi seperti taksi dan bus, manajemen penginapan, manajemen sumber air panas, daur ulang, dan alat berat.
Anda Tertarik Magang dan Kerja di Jepang? Ini Pesan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor
Program Magang ke Jepang
Dikutip dari laman resmi Kementerian Koordinator Perekonomian RI, berbekal keunggulan jumlah penduduk usia produktif yang tinggi, Indonesia terus mendorong pemanfaatan bonus demografi secara optimal melalui peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM).
Tercatat menurut data BPS, pada Februari 2023 sebanyak 211,59 juta penduduk berada pada usia kerja dan 146,62 juta orang diantaranya merupakan angkatan kerja.
Di samping itu, Indonesia juga mengalami penurunan tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2023, yang semula 5,83% menjadi 5,45%.
Sebagai salah satu upaya strategis dalam mendorong peningkatan kompetensi angkatan kerja, Pemerintah menjalin berbagai kerja sama bilateral dalam menyediakan fasilitas pemagangan.
Diharapkan melalui kegiatan pemagangan yang baik dapat menciptakan lulusan dengan kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri, serta mampu bersaing di tingkat global.
Program Pemagangan Luar Negeri tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua negara. Melalui program tersebut, peserta mampu memahami praktik kerja terbaik yang telah diterapkan di negara maju. Bagi negara tujuan pemagangan, manfaat yang didapat berupa ketersediaan tenaga kerja yang kompeten untuk mendorong produktivitas perekonomiannya.
Dalam RPJMN 2020-2024, Pemerintah juga telah menargetkan lebih dari 20 ribu orang mengikuti program pemagangan luar negeri.
Hingga Juni 2023, jumlah peserta magang yang telah terealisasi sebanyak 15.031 peserta, dengan jumlah peserta pemagangan aktif di Jepang sebesar 39 ribu orang.
Dari jumlah tersebut, lebih dari delapan ribu alumni telah mendirikan usaha mandiri, mulai dari skala kecil hingga menengah.
Pemerintah juga terus memberikan dukungan bagi kewirausahaan, salah satunya dengan menyediakan akses pembiayaan yang mudah dan murah melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Anda Tertarik Magang dan Kerja di Jepang? Ini Pesan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor
執筆者 admin | 1 12月 2023 | 記事, Pekerjaan
Jenis-jenis Visa Kerja di Jepang. Jika kamu tertarik untuk bekerja dan menetap di Jepang, berikut kami berikan daftar jenis visa kerja yang saat ini dikeluarkan oleh pemerintah Jepang.
Visa adalah sebuah rekomendasi yang diberikan kepada warga negara asing untuk dapat masuk ke negara Jepang dan bukan berarti izin mutlak atau jaminan untuk dapat masuk ke negara Jepang. Keputusan terakhir untuk dapat masuk atau tidak ke negara Jepang akan diberikan oleh pihak Imigrasi Jepang pada saat mendarat di Jepang.
Kamu yang ingin bekerja di luar negeri tentu harus menyiapkan berbagai dokumen perjalanan, termasuk visa. Setiap negara biasanya memberlakukan aturan visa untuk warga negara asing yang bekerja di negaranya. Salah satunya adalah visa kerja Jepang yang ditetapkan oleh pemerintah terhadap para pekerja asing di negaranya.
Visa kerja ini pun sangat beragam, namun yang berlaku untuk para pekerja dengan keterampilan spesifik disebut visa Tokutei Ginou. Jenis visa kerja ini harus kamu miliki apabila ingin bekerja di Jepang.
Belakangan bekerja di luar negeri menjadi semakin mudah dilakukan, karena semakin banyak negara yang terbuka untuk pekerja asing, begitu pula Jepang. Negeri sakura ini sebenarnya memiliki banyak jenis visa untuk pekerja asing.
Professor (Profesor/Pengajar)
Sesuai namanya, visa ini berlaku untuk profesor suatu universitas ataupun asisten profesor yang akan bekerja di suatu universitas, sekolah vokasi, atau pascasarjana.
Instructor (Instruktur)
Berbeda dengan visa Profesor, visa ini ditujukan untuk tempat kerja yang lebih beragam bagi orang yang ingin mengajar di sekolah, baik taman kanak-kanak hingga sekolah kejuruan.
Researcher (Peneliti)
Visa ini dikeluarkan untuk orang yang diundang institusi penelitian di Jepang untuk bekerja sama dengan institusi tersebut dalam rangka melakukan penelitian, investigasi, survei, dan sebagainya.
Business Manager (Manajer Bisnis)
Jika suatu perusahaan asing memiliki kantor cabang di Jepang dan ingin mengirim seorang karyawan untuk menjadi direktur atau presiden di kantor cabang tersebut, maka visa jenis ini yang akan dikeluarkan. Kasus lain, visa ini dikeluarkan untuk investor yang ingin membuat suatu bisnis di Jepang.
Jenis-jenis Visa Kerja di Jepang