Gaji Magang di Jepang Terbaru, Begini Cara Menghitung Take Home Pay dengan Mudah

Gaji Magang di Jepang Terbaru, Begini Cara Menghitung Take Home Pay dengan Mudah

Gaji Magang di Jepang Terbaru, Begini Cara Menghitung Take Home Pay dengan Mudah. Mau tahu berapa sebenarnya gaji yang bisa kamu bawa pulang sebagai peserta magang atau pekerja paruh waktu di Jepang tahun 2026? Banyak yang kaget setelah hitung-hitungan potongan, tapi dengan panduan jelas ini, kamu bisa memprediksi penghasilan bersih secara akurat.

Di tahun 2026, upah minimum per jam di Jepang terus naik, dengan rata-rata nasional sekitar ¥1.121 per jam. Di Tokyo bahkan mencapai ¥1.226. Bagi mahasiswa asing atau peserta program magang, ini jadi peluang nyata untuk menutup biaya hidup sambil belajar.

Banyak cerita viral di media sosial tentang mahasiswa Indonesia yang berhasil nabung jutaan rupiah tiap bulan dari kerja paruh waktu atau program magang. Namun, realitanya tergantung lokasi, jam kerja, dan pemahaman soal take home pay.

Proses menghitung gaji bersih sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Dengan mengetahui komponen potongan resmi, kamu bisa merencanakan keuangan lebih baik sebelum berangkat.

Artikel ini dirangkum dari data terkini Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang serta pengalaman mahasiswa internasional. Mari kita bahas langkah demi langkah agar kamu tidak salah perhitungan.

Gaji Magang di Jepang Terbaru, Begini Cara Menghitung Take Home Pay dengan Mudah

Bagi banyak calon pekerja atau peserta magang di Jepang, salah satu pertanyaan paling mendasar adalah berapa penghasilan bersih yang benar-benar diterima setiap bulan.

Pertanyaan ini sering muncul bahkan sebelum persiapan wawancara atau pengurusan visa, terutama bagi mereka yang mempertimbangkan program magang.

Diskusi di internet dan media sosial kerap menampilkan angka gaji dalam yen, tetapi jarang menjelaskan arti angka tersebut setelah dipotong pajak, biaya tempat tinggal, transportasi, serta aturan lembur.

Artikel ini membahas gaji magang di Jepang dengan fokus pada gaji magang di Jepang per jam dan bersih, serta perbedaan antara upah kotor dan pendapatan riil yang diterima.

Pembahasan ini mengacu pada data publik mengenai upah minimum, potongan wajib, pola kerja, dan dampaknya terhadap kondisi keuangan pekerja asing di Jepang.

Upah Per Jam Magang di Jepang dan Maknanya

Salah satu angka pertama yang sering ditemui calon pekerja asing adalah upah per jam.

Sistem pengupahan di Jepang menetapkan standar berdasarkan upah minimum regional yang berlaku untuk semua jenis pekerjaan.

Pada tahun fiskal 2025, rata-rata nasional upah minimum di Jepang diproyeksikan berada di kisaran 1.118–1.121 yen per jam, yang menjadi rekor tertinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Besaran upah minimum berbeda di setiap prefektur, dengan Tokyo dan Kanagawa berada di level tertinggi dan sering melampaui 1.200 yen per jam.

Sementara wilayah pedesaan untuk pertama kalinya juga melampaui 1.000 yen per jam.

Dalam praktiknya, upah kotor per jam bagi peserta magang umumnya ditetapkan setara atau di atas batas minimum tersebut.

Namun, penting dipahami bahwa:

  • Upah kotor adalah angka yang tercantum dalam kontrak kerja.
  • Upah bersih per jam (gaji magang di Jepang per jam/bersih) adalah jumlah yang diterima setelah potongan wajib.

Potongan yang Berlaku

Saat menerima slip gaji, pekerja magang akan menghadapi sejumlah potongan wajib.

Potongan tersebut meliputi:

  • Pajak penghasilan (所得税 / shotokuzei)
    Pajak nasional ini tetap dikenakan meskipun upah berada pada tingkat pemula.
  • Pajak penduduk (住民税 / juminzei)
    Pajak ini dipungut oleh pemerintah daerah dan umumnya mulai berlaku pada tahun kedua tinggal di Jepang.
  • Asuransi kesehatan dan dana pensiun (保険 / hoken dan 年金 / nenkin)
    Beberapa perusahaan memotong iuran ini langsung dari slip gaji.

Jika perusahaan tidak menyediakan pemotongan otomatis, pekerja wajib mendaftar sendiri ke sistem asuransi kesehatan publik dan dana pensiun Jepang serta membayar iuran bulanan.

Meskipun sebagian dana pensiun dapat diminta kembali setelah meninggalkan Jepang, kewajiban ini tetap mengurangi arus kas selama masa tinggal.

Lembur dan Pola Kerja Peserta Magang

Aturan lembur di Jepang diatur secara jelas dalam undang-undang ketenagakerjaan.

Jam kerja yang melebihi delapan jam per hari atau 40 jam per minggu wajib dibayar dengan tarif tambahan, umumnya minimal 25 persen lebih tinggi dari upah normal.

Peserta magang secara hukum berhak menerima pembayaran lembur tersebut.

Namun, kesempatan lembur sangat bergantung pada sektor kerja, yaitu:

  • Industri manufaktur dan pekerjaan musiman
    Sektor ini cenderung menawarkan lebih banyak jam lembur sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan bulanan.
  • Magang perkantoran atau sektor jasa
    Kesempatan lembur biasanya terbatas atau bahkan tidak tersedia.

Pendapatan dari lembur tetap dikenakan pajak dan potongan asuransi, sehingga dampaknya terhadap gaji bersih sering kali tidak sebesar yang dibayangkan.

Melihat Gaji Magang di Jepang secara Menyeluruh

Memahami gaji magang di Jepang tidak cukup hanya dengan melihat angka dalam yen.

Pemahaman ini mencakup apa yang tersisa setelah potongan, pengeluaran wajib yang harus ditanggung, serta hak dan batasan yang diatur dalam hukum ketenagakerjaan.

Kebijakan upah di Jepang terus berkembang, termasuk kenaikan upah minimum dan diskusi mengenai pertumbuhan upah secara lebih luas.

Perubahan tersebut membentuk lanskap kerja bagi pekerja Jepang maupun pekerja asing.

Dengan merujuk pada data resmi dan tren terdokumentasi, calon peserta magang dapat memiliki gambaran yang lebih realistis tentang arti gaji magang di Jepang dalam kehidupan sehari-hari.

Kondisi Gaji Magang dan Part-Time di Jepang Tahun 2026

Upah magang dan kerja paruh waktu bagi mahasiswa asing mengikuti aturan upah minimum daerah (saitei chingin). Pemerintah Jepang terus menaikkan standar ini untuk menyesuaikan biaya hidup yang meningkat.

Rata-rata mahasiswa internasional memperoleh ¥1.000–¥1.400 per jam tergantung kota dan jenis pekerjaan. Konbini, kafe, restoran, dan pabrik ringan menjadi pilihan paling umum.

Di program magang khusus (seperti Specified Skilled Worker atau magang perusahaan), gaji bisa lebih tinggi, tapi untuk mahasiswa visa College Student, batas kerja tetap 28 jam per minggu selama kuliah berjalan.

Upah Minimum per Jam di Berbagai Prefektur (Update 2026)

Berikut gambaran upah minimum terbaru yang berlaku:

  • Tokyo: ¥1.226 per jam — tertinggi dan paling banyak dicari mahasiswa.
  • Osaka / Kanagawa: Sekitar ¥1.150–¥1.200 per jam.
  • Prefektur lain (rata-rata nasional): ¥1.121 per jam.
  • Daerah pedesaan: Mulai dari ¥1.023–¥1.080 per jam.

Catatan penting: Upah ini berlaku sama untuk pekerja lokal maupun asing. Banyak perusahaan membayar lebih tinggi dari minimum jika kamu punya kemampuan bahasa Jepang yang baik atau pengalaman.

Berapa Penghasilan Kotor Bulanan yang Realistis?

Bagi mahasiswa yang bekerja maksimal 28 jam per minggu:

  • Hitungan sederhana: 28 jam × 4 minggu × ¥1.150 (rata-rata) = sekitar ¥128.800 per bulan.
  • Di Tokyo dengan upah maksimal: Bisa mencapai ¥137.000–¥150.000 per bulan sebelum potongan.
  • Selama libur panjang (spring, summer, winter break): Bisa naik jadi 40 jam per minggu, sehingga penghasilan bertambah signifikan.

Banyak mahasiswa melaporkan penghasilan rata-rata ¥80.000–¥120.000 per bulan tergantung konsistensi shift kerja.

Cara Menghitung Take Home Pay dengan Mudah

Take home pay adalah gaji yang benar-benar masuk ke rekening setelah semua potongan. Berikut langkah praktisnya:

  1. Hitung gaji kotor → Jam kerja × upah per jam.
  2. Kenali potongan wajib → Pajak dan asuransi.
  3. Kurangi potongan → Dapatkan angka bersih.

Komponen potongan utama di Jepang:

  • Pajak Penghasilan (Shotokuzei): Sekitar 5–10% untuk penghasilan rendah mahasiswa.
  • Pajak Penduduk (Juminzei): Mulai tahun kedua, sekitar 10% dari penghasilan tahun sebelumnya.
  • Asuransi Kesehatan: Sekitar 4–5% (setengah ditanggung perusahaan).
  • Asuransi Pensiun (Nenkin): Sekitar 9% (setengah ditanggung perusahaan).
  • Asuransi Ketenagakerjaan: 0,6–0,9%.

Total potongan biasanya 15–25% dari gaji kotor untuk pekerja pemula. Contoh: Gaji kotor ¥130.000 bisa jadi take home pay ¥100.000–¥110.000.

Contoh Perhitungan Take Home Pay Magang

Misalnya kamu kerja di Tokyo dengan upah ¥1.200 per jam, 25 jam per minggu:

  • Gaji kotor bulanan: 25 × 4 × ¥1.200 = ¥120.000.
  • Potongan total (estimasi 20%): ¥24.000.
  • Take home pay: Sekitar ¥96.000 per bulan (Rp 9,5–10 juta tergantung kurs).

Selama libur semester, penghasilan bisa naik 30–40%. Catat semua slip gaji agar mudah melaporkan pajak tahunan.

Tips Memaksimalkan Penghasilan dan Menghemat

  • Pilih pekerjaan dengan upah di atas minimum dan bonus shift malam.
  • Tingkatkan kemampuan bahasa Jepang agar bisa akses pekerjaan yang lebih baik.
  • Manfaatkan aplikasi seperti Town Work atau Indeed Japan untuk mencari lowongan.
  • Hidup hemat: Masak sendiri, gunakan transportasi umum, dan pilih akomodasi mahasiswa.

Banyak mahasiswa Indonesia sukses mengatur keuangan sehingga bisa kuliah sambil mengirim uang ke keluarga di tanah air.

Update Trending 2026 yang Perlu Diperhatikan

Pemerintah Jepang semakin ketat memantau jam kerja mahasiswa asing agar tidak melebihi batas visa. Mulai 2027, data penghasilan akan terintegrasi dengan My Number Card.

Isu viral soal “gaji magang 20 juta per bulan” sering berlebihan — angka tersebut biasanya untuk program kerja penuh berpengalaman, bukan magang mahasiswa. Tetap realistis agar tidak kecewa.

FAQ Seputar Gaji Magang di Jepang

Apakah magang selalu dibayar? Ya, jika termasuk pekerjaan produktif, harus mengikuti upah minimum. Magang murni pendidikan kadang unpaid.

Bisakah mahasiswa kerja lebih dari 28 jam? Hanya selama libur panjang sekolah dengan izin resmi.

Kapan pajak penduduk mulai dipotong? Biasanya mulai tahun kedua tinggal di Jepang.

Apakah ada tunjangan lain? Beberapa perusahaan beri bonus transportasi atau makan. Tanyakan saat interview.

Bagaimana cara buka rekening bank untuk terima gaji?** Japan Post Bank atau bank besar seperti MUFG paling mudah untuk mahasiswa baru.

Kesimpulan Gaji Magang di Jepang Terbaru, Begini Cara Menghitung Take Home Pay dengan Mudah

Gaji magang di Jepang terbaru menawarkan kesempatan nyata untuk mandiri selama kuliah, asal kamu paham cara menghitung take home pay dan mengelola pengeluaran. Dengan upah minimum yang terus naik di 2026, banyak mahasiswa asing berhasil menyeimbangkan studi dan kerja tanpa terlalu membebani orang tua.

Kunci utamanya adalah persiapan sebelum berangkat, pemilihan lokasi yang tepat, dan disiplin dalam mengatur keuangan. Jangan lupa prioritaskan studi karena visa pelajar utamanya untuk belajar.

Jika kamu ingin mempersiapkan diri lebih matang — mulai dari belajar bahasa Jepang, pengurusan visa, hingga info program magang dan kerja paruh waktu — LPK AICHI TRAINING CENTER siap membantu. Kunjungi situs resmi mereka di https://aichitrainingcenter.com untuk konsultasi dan program unggulan.

LPK Kerja di Jepang – Lembaga Pelatihan Kerja Magang Resmi – Aichi Training Center (ATC)

Aichi Training Center (ATC) adalah lembaga terkemuka yang berfokus pada pendidikan, pelatihan tenaga kerja, dan program belajar di Jepang. Didirikan pada tahun 2014 dan resmi beroperasi sejak 2 Juli 2018, ATC telah membangun reputasi sebagai pusat pelatihan dan rekrutmen terpercaya. Kami bekerja sama dengan banyak perusahaan dan institusi di Jepang untuk memastikan peserta dari Indonesia mendapatkan peluang terbaik dalam karier dan pendidikan di Jepang.

Pada Februari 2022, kami memulai operasi skala penuh sebagai organisasi pengirim di Indonesia. Nur Komariah sebagai Direktur, dan staf saat ini terdiri dari 10 orang di bagian pendidikan dan 10 orang di bagian dokumen. Memulai keberangkatan pada Maret 2022, dan per Desember ada sekitar 600 trainee praktek kerja yang berada di Jepang.

Bidang pekerjaan terkait dengan konstruksi (30%), pertanian (20%), pengolahan makanan (20%), dan (30%) lainnya di berbagai bidang seperti mesin dan logam, cetakan plastik, pengecatan, pembersihan bangunan dll. Perusahaan kami secara khusus berfokus pada pengembangan karakter trainee praktek kerja, dan hanya fokus memberikan pengetahuan untuk bekerja di Jepang.

Kami memastikan setiap peserta mendapatkan pelatihan intensif bahasa Jepang agar memenuhi standar perusahaan atau institusi yang dituju. Selain itu, kami membekali mereka dengan pelatihan keterampilan, orientasi budaya, serta pengembangan karakter agar siap menghadapi dunia kerja dan pendidikan di Jepang.

Program LPK Aichi Training Center (ATC)

  1. Magang Jepang – Ginou Jisshusei
  2. Visa Kerja – Tokutei Ginou
  3. Engineering
  4. Perawat – Kaigo

Hubungi Kami :

ALAMAT INDONESIA
Jl. Raya Pulo Mangga No.53, RT.02/RW.05, Grogol, Kec. Limo, Kota Depok, Jawa Barat 16512

Contact Info
info@aichitrainingcenter.com
+6281398000380

日本事務所 – ALAMAT JEPANG
〒465-0012
愛知県名古屋市名東区文教台2-508D
ATC合同会社

Contact Info
info@aichitrainingcenter.com
052-710-7461
Fax: 052-710-7463

Semoga informasi ini bermanfaat. Mulailah merencanakan sekarang, agar pengalamanmu di Jepang berjalan lancar dan menguntungkan. Sukses selalu!

Sumber:

  • JASSO https://www.jasso.go.jp/en/ryugaku/after_study_j/job/guide.html
    https://www.jasso.go.jp/en/ryugaku/after_study_j/job/__icsFiles/afieldfile/2025/02/17/guide_2026_all_e.pdf
  • Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang (MHLW) https://www.mhlw.go.jp/english/database/db-l/index.html
  • e-Stat https://www.e-stat.go.jp/en/statistics/00450091
  • Trading Economics https://tradingeconomics.com/japan/minimum-wages
Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang

Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang

Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang. Gaji Magang Di Jepang dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di JepangKelanjutan program magang di Jepang untuk TKI ini dipastikan setelah Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat program pemagangan ke Jepang sebagai salah satu instrumen penguatan kompetensi SDM Indonesia.

Penguatan program pemagangan ini ditandai dengan ditandatanganinya pembaruan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kemnaker RI dengan International Manpower Development Organization Japan (IM) Japan di Tokyo, Jepang, Rabu (3/5/2023) waktu setempat.

Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang

Kabar gembira, program magang di Jepang untuk tenaga kerja Indonesia (TKI) masih akan berlanjut. Apa saja syarat magang di Jepang? Berapa gaji TKI magang di Jepang?

“Penandatanganan pembaruan MoU antara Kemnaker RI dengan IM Japan ini untuk mengakomodir perubahan dalam implementasi program pemagangan, sehingga ke depannya diharapkan program ini dapat terus berkesinambungan,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, usai menyaksikan penandatanganan MoU, dikutip dari website resmi Kemnaker.

Melalui MoU terbaru ini, Ida Fauziyah menekankan 3 hal yaitu memastikan jaminan perlindungan terhadap peserta pemagangan; remunerasi atau kompensasi finansial yang layak bagi peserta magang; dan meminimalkan beban finansial yang harus ditanggung calon peserta pemagangan pada waktu prapemberangkatan.

“Oleh karena itu, saya menyambut baik hasil kesepakatan baru yang telah dituangkan dalam perubahan MoU, di mana pihak IM Japan bersedia untuk memberikan subsidi kepada peserta yang telah memenuhi persyaratan untuk diberangkatkan ke Jepang, berupa bantuan penggantian biaya selama proses prapemberangkatan,” katanya.

Ida Fauziyah mengatakan, kerja sama program pemagangan antara Indonesia dan Jepang telah terjalin selama 30 tahun. Selama kurun waktu tersebut, 43.617 pemuda Indonesia telah mengikuti program pemagangan di Jepang, di mana 39 ribu di antaranya tercatat masih aktif mengikuti pemagangan di Jepang. Program ini pun dinilainya telah memberikan dampak penting bagi pengembangan diri peserta magang maupun bagi perekonomian nasional.

Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang

“Banyak manfaat yang diperoleh dari program pemagangan. Banyak alumni pemagangan setelah kembali ke Indonesia bekerja di perusahaan Jepang di Indonesia, dan banyak juga alumni pemagangan yang memiliki usaha sendiri,” katanya.

Ida menambahkan, selama ini Alumni pemagangan yang menjadi pengusaha telah membentuk perkumpulan dengan nama Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia (IKAPEKSI). Hal ini menunjukkan bahwa alumni pemagangan Jepang tidak hanya memiliki bekal ilmu dan insentif, namun juga semangat untuk berwirausaha yang dapat menggerakkan perekonomian nasional.

“Oleh karena itu, kami berharap kerja sama ini terus dilanjutkan dan ditingkatkan kualitasnya agar memberikan manfaat yang lebih besar lagi bagi kedua negara,” ujarnya.

Sebelumnya tersiap kabar adanya rencana penutupan program magang di Jepang bagi tenaga kerja negara berkembang, termasuk Indonesia. Panel Pemerintah Jepang menyarankan penutupan program magang karena dinilai kontroversial, kata pejabat imigrasi pada Selasa (11/4/2023).

Program magang di Jepang mulai dibuka 30 tahun lalu, tetapi kerap dikritik sebagai sarang pelecehan dan diskriminasi. Kegiatan magang seharusnya mengajarkan keterampilan pada peserta pelatihan luar negeri di sektor-sektor seperti konstruksi, pertanian, dan pengolahan makanan.

Akan tetapi, beberapa perusahaan Jepang dituduh memperlakukan peserta magang sebagai pekerja sementara yang murah. Beberapa di antaranya sampai berutang besar untuk ke Jepang.

Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang

Mengenal program magang di Jepang

Program magang di Jepang menjadi salah satu incaran sebagian masyarakat Indonesia dengan ijazah SMA/SMK. Pasalnya, magang di Jepang menjanjikan karir yang bagus serta gaji besar.

Program magang di Jepang mulai dibuka kembali tahun 2022 lalu setelah sempat ditutup akibat pandemi Covid-19.

Program magang di Jepang ini bekerja sama dengan lembaga penyalur tenaga kerja atau dinas tenaga kerja provinsi atau Kementerian Tenaga Kerja.

Dikutip dari Disnakertrans Jawa Tengah, pemagangan adalah bagian dari sistem pelatihan kerja terpadu antara pelatihan di lembaga pelatihan dengan berkerja langsung di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur yang berpengalaman. Program magang pekerja Indonesia ke Jepang terlaksana karena adanya hubungan bilateral antara Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia dengan The Internasional Manpower Development Organization Japan (IM Japan).

Apabila masyarakat tertarik melakukan kerja magang di Jepang dapat mencari informasi pendaftaran melalui dinas tenaga kerja di setiap provinsi. Berikut syarat magang di Jepang yang perlu dipenuhi:

Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang

Syarat kerja magang di Jepang

Dikutip dari Disnakertrans Sumatera Barat, calon pendaftar dapat mencari informasi pendaftaran magang ke Jepang di dinas tenaga kerja tingkat provinsi, kota, dan kabupaten sesuai domisili calon peserta pada KTP. Berikut ini adalah beberapa persyaratan yang perlu disiapkan oleh para calon peserta kerja magang di Jepang ketika melakukan pendaftaran:

Persyaratan administrasi magang di Jepang

  • Surat lamaran/permohonan ditujukan pada Disnakertrans dengan bermaterai
  • Pas foto dengan memakai dasi berwarna berukuran 4×6 sebanyak 7 lembar dan ukuran 3×4 sebanyak 7 lembar
  • Surat pernyataan bersedia dan sanggup mengikuti program kerja magang di Jepang selama 3 tahun dengan bermaterai
  • Surat pernyataan bersedia mengikuti pra pemberangkatan tahap 1 di daerah (pelatiahan bahasa Jepang) selama 2 bulan 10 hari
  • Surat pernyataan belum pernah mengikuti training kerja magang di Jepang
  • Surat pernyataan mematuhi tata tertib progam kerja magang di Jepang
  • Surat keterangan sehat dari dokter pemerintah
  • Surat rekomendasi dari kepala kelurahan Fotokopi ijazah SD, SMP, SMA/SMK Fotokopi rapor SLTA (SMA/SMK)
  • Fotokopi sertifikat kursus keterampulan dibidang teknik minimal 160 JPL dari BLK atau pengalaman kerja minimal 6 bulan bagi lulusan SMA dan SMK non-teknik
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi KK
  • Fotokopi kartu pencari kerja
  • Fotokopi akte kelahiran
  • Foto dengan ukuran close up terdiri dari seluruh anggota keluarga, rumah tampak depan, kiri, kanan, dan jalan di depan rumah. kelima foto foto tersebut masing-masing 1 lembar.

Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang

Syarat khusus program reguler magang di Jepang

  • Pria
  • Berusia minimal 19 tahun 6 bulan dan maksimal 26 tahun saat proses seleksi, khusus untuk tamatan SMK teknik/bangunan minimal usia 18 tahun tinggi badan minimal 160 cm dan berat badan minimal 50 kg
  • Minimal lulusan SLTA atau sederajat
  • Tidak buta warna total dan berkaca mata atau kontak lens
  • Tidak bertato atau memiliki bekas tato
  • Tidak bertindik atau memiliki bekas tindik.

Syarat magang di Jepang asisten perawatan lansia (program caregiver)

  • Wanita
  • Untuk SMK keperawatan usia minimal 18 tahun dan maksimal berusia 28 tahun saat proses seleksi
  • Untuk SMA/SMK non-keperawatan usia minimal 19 tahun 6 bulan dan maksimal 28 tahun saat proses seleksi
  • Calon peserta yang memiliki Japanesa Language Proviciency Test (JPLT) Level N4 ke atas, usia maksimal 30 tahun
  • Tinggi badan minimal 150 cm dan berat badan minimal 40 kg
  • Tidak buta warna dan berkaca mata atau kontak lens
  • Tidak bertato atau memiliki bekas tato
  • Tidak bertindik atau memiliki bekas tindik
  • Diutamakan memiliki kemampuan bahasa Jepang yang dibuktikan dengan sertifikat seperti JPLT Level N4 atau N5,J TEST E-F dengan nilai 350 atau lebih, TEST A-D dengan nilai 400 atau lebih, dan NAT-TEST Level 4 atau 5.
  • Bagi calon peserta yang telah memiliki kemampuan bahasa Jepang setara JLPT Level N4 ke atas diperbolehkan menggunakan kontak lens.

Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang

Tahap seleksi magang di Jepang

Berikut ini merupakan tahapan seleksi bagi peserta yang akan mengikuti program kerja magang di Jepang:

1. Seleksi administrasi

Seleksi administrasi dilakukan oleh petugas Disnakertrans saat peserta mendaftar.

2. Tes matematika dasar

Tes matematika dasar dilakukan oleh tim pusat IM Japan dengan sebanyak 20 soal dengan waktu pengerjaan 15 menit. Standar kelulusan pada tes matematika dasar minimal mampu menjawab dengan benar 14 soal.

3. Tes kesamaptaan tubuh

Tinggi badan minimal 160 cm dan berat badan minimal 50 kg. Tidak cacat tubuh, organ tubuh, bertato, dan bertindik.

4. Tes kesehatan fisik

Tes kesehatan dilakukan dengan lari 3.000 meter dengan waktu 15 menit, selain itu push up 35 kali dan sit up 25 kali.

5. Tes wawancara

Tes wawancara dilakukan untuk mengukur performance, wawasan, pengetahuan umum, kemampuan verbal, pengertian program, dan pengecekan berkas asli.

6. Medical check up tahap 1

Dilakukan oleh rumah sakit, klinik, dan laboratorium yang disahkan oleh Kemenaker RI dan IM Japan dengan meliputi pemeriksaan darah, urin, mata, feses, paru-paru, narkoba, dan HIV/AIDS.

7. Pembekalan bahasa dan budaya Jepang

Dilakukan di daerah masing-masing dengan kursus LPKS dengan biaya sendiri.

8. Tes bahasa Jepang

Pada tes bahasa Jepang dapat dilakukan remidi hingga 3 kali. Tes ini akan menilai keahlian bahasa Jepang peserta melalui hiragana, katakana, kata benda, kata kerja, dan kata sifat dengan standar kelulusan 80 persen. Selain itu jga ada tes bahasa Jepang pembelajaran 1-12 kata sifat dengan standar kelulusan 75 persen.

9. Pelatihan pra pemberangkatan tahap 1

Dilaksanakan di Dinas provinsi Lama pelatihan 2 bulan 10 hari Ruang belajar dan instruktur ditanggung oleh Disnakertrans Semua biaya ditanggung Kemnaker RI Peserta membawa dokumen administrasi

10. Medical check up tahap 2

Bagi peserta yang lulus medical check up tahap 1 akan melanjutkan pada medical check up tahap 2.

11. Pelatihan pra pemberangkatan tahap 2

Dilaksanakan di BBPPK & PKK Lembang, Jawa Barat dengan lama pelatihan selama 2 bulan 2 minggu. Semua biaya ditanggung Kemnaker RI dan peserta diwajibkan membawa dokumen administrasi.

12. Pengurusan paspor dan visa Pengurusan paspor dan visa dilakukan setelah calon peserta kerja magang dinyatakan lulus medical check up tahap 1 dengan ketentuan paspor 48 halaman dan masa berlakunya 5 tahun.

Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang

Proses magang dan gaji per bulan selama magang di Jepang

Pelaksaan program kerja magang di Jepang dilaksanakan selama 3-5 tahun yang terdiri dari beberapa tahap, seperti:

  • Program pemagangan bulan pertama di Jepang disebut masa training atau masa kensushei yang artinya masa berlatih sambil bekerja. Peserta masih berlatih penyesuaian di training center
  • Program pemagangan bulan ke-2 sampai dengan ke-12 akan dievaluasi kompetensinya dan untuk melanjutkan ke tahap berikutnya peserta harus lulus ujian yang diadakan pada akhir tahun pertama
  • Program pemagangan bulan ke-2 sampai dengan selesai disebut technical interm training atau disebut juga masa Jissushei yang artinya praktek kerja.

Pada masa Jissushei ini peserta sudah dilindungi oleh undang-undang perburuhan di Jepang dan sudah diperbolehkan lembur. Peserta kerja magang di Jepang juga akan mendapatkan gaji/tunjangan, berikut rinciannya:

  • Bulan pertama sebagai Kenshushei

Peserta magang di Jepang akan menerima tunjangan (gaji) sebesar 80.000 Yen (sekitar Rp 8.000.000) setiap bulannya. Pada masa ini peserta belum diperbolehkan untuk lembur.

  • Pada masa Jisshusei

Peserta magang di Jepang akan menerima tunjangan (gaji) setiap bulan:

Bulan ke-2 sampai dengan ke-24 sebagai Jisshusei sekurang-kurangnya, peserta magang di Jepang akan menerima gaji 90.000 Yen (sekitar Rp 9.000.000) setiap bulannya dan sudah diperbolehkan lembur

Bulan ke-25 sampai dengan ke-36 sebagai Jisshusei, peserta magang di Jepang sekurang-kurangnnya menerima gaji 100.000 Yen (sekitar Rp 10.000.000) setiap bulannya dan sudah diperbolehkan lembur.

Peserta yang berhasil menyelesaikan kerja magang Bagi peserta yang berhasil menyelesaikan program kerja magang di Jepang akan diberikan:

  • Sertifikat Tunjangan dana usaha mandiri sebesar 600.000 Yen (sekitar Rp 600.000.000)
  • Berkesempatan melakukan wawancara penerimaan kerja dengan perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia.

Itulah informasi tentang penguatan program magang di Jepang bagi TKI. Jika tertarik ikut magang di Jepang, cermati syarat-syarat di atas serta gaji yang bisa didapatkan.

Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang

Sumber : https://industri.kontan.co.id/