執筆者 admin | 26 8月 2023 | 記事, Pekerjaan
Ingin Tahu Keseharian Pekerja Kantoran Jepang? Simak Ulasannya dari Berbagai Sumber. Memang benar bahwa bekerja terlalu banyak, bahkan sampai hampir mati, masih menjadi masalah besar di Jepang. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, negara ini dengan cepat menerapkan “reformasi ketenagakerjaan”, termasuk bereksperimen dengan berbagai jenis pekerjaan dan mempertimbangkan kembali jam kerja yang panjang dalam upaya meningkatkan produktivitas tenaga kerja.
Ini telah menjadi bagian dari skema untuk memerangi masalah yang ditimbulkan oleh penurunan ekonomi serta penurunan populasi usia kerja akibat penurunan angka kelahiran.
Apa yang ada di pikiran kamu ketika mendengar kata “Salary-man”? Kata ini sebenarnya sebuah kata dalam Bahasa Inggris yang dibuat oleh orang Jepang untuk merujuk pada pria pekerja kantoran. Salary-man ini sendiri memiliki kesan seseorang yang selalu mengenakan setelan jas, pekerja keras, dan banyak lembur. Seperti apa kegiatan rutin mereka? Berikut ulasannya
Ingin Tahu Keseharian Pekerja Kantoran Jepang? Simak Ulasannya dari Berbagai Sumber
Citra seperti apa yang kamu tahu tentang orang Jepang? Banyak orang mungkin akan mengatakan bahwa mereka serius dan pekerja keras. Tapi apakah itu benar? Dalam artikel ini, kita akan melihat keseharian seorang pekerja kantoran Jepang untuk lebih memahami cara hidup orang Jepang.
06:30 – 07:30: Bangun Tidur
Sebagian besar pekerja dibangunkan oleh jam alarm atau telepon mereka pada waktu yang sama setiap hari. Di Jepang, ketepatan waktu adalah hal penting, dan tidur berlebihan dipandang sebagai tanda bahwa kamu adalah orang yang tidak dapat mengatur urusan kamu sendiri, yang membuat orang lain jadi kurang mempercayai kamu.
Setelah bangun tidur, pekerja kantoran Jepang menikmati hal penting di pagi hari, yaitu sarapan. Memang sarapan tradisional Jepang terdiri dari hidangan seperti nasi putih, sup miso, ikan bakar, dan telur gulung, tetapi rumah tangga yang lebih modern mencoba menghemat waktu di pagi hari dengan menu sarapan cepat dan sederhana seperti roti. Baik karena alasan kesehatan atau kecantikan, banyak orang Jepang juga lebih suka makan buah, yogurt, dan granola di pagi hari.
Setelah mencuci muka dan menggosok gigi, pekerja kantoran Jepang mencoba membuat diri mereka serapi mungkin. Jepang sangat mementingkan etika dan mengharapkan para pekerja kantoran untuk tampil baik. Datang ke kantor tanpa riasan atau dengan setelan kusut adalah cara terbaik untuk membuat kamu dianggap tidak sopan.
08.00 – 09.00: Persiapan dan perjalanan ke kantor
Negara Jepang terkenal dengan budaya tepat waktu. Oleh karena itu, para pekerja akan bangun lebih pagi agar bisa datang ke kantor tepat pada waktunya. Di kota besar seperti Tokyo, tempat tinggal pekerja ke kantor biasanya berjarak 40 sampai 60 menit dengan kereta.
Sebagian besar jam kerja perusahaan di Jepang dimulai dari jam 08.30 sampai 09.30, sehingga pada jam 07.00 sampai 08.30 biasanya kereta di kota besar seperti Tokyo akan dipenuhi dengan pekerja yang berangkat ke kantor. Jam kantor ini dikenal sebagai “rush hour” di Jepang.
Di kota besar seperti Tokyo dan Osaka, kereta merupakan transportasi umum yang paling banyak digunakan. Itulah mengapa waktu antara 08:00 dan 9:00 adalah saat-saat kereta dipadati oleh pekerja kantoran dan siswa sekolah.
Selama perjalanan, kebanyakan orang Jepang fokus pada ponsel mereka dengan mengirim SMS, media sosial, menjelajahi web, mendengarkan musik, bermain game, menonton video, membaca buku, dan sebagainya. Banyak pekerja menggunakan perjalanan mereka untuk tidur. Mereka dengan terampil mengatur waktu untuk istirahat sejenak, entah dengan duduk atau berdiri sambil memegang tali tangan. Tidak ada yang khawatir barang-barang berharga mereka akan dicuri adalah bukti betapa amannya Jepang.
Ingin Tahu Keseharian Pekerja Kantoran Jepang? Simak Ulasannya dari Berbagai Sumber
Kegiatan di kantor
Sepuluh sampai 15 menit sebelum jam kantor dimulai, biasanya orang Jepang sudah ada di tempat duduknya. Mereka biasanya akan bekerja tanpa mengobrol sampai dengan jam makan siang yaitu tepat pada jam 12.00. Bila tidak ada lembur, pekerja akan pulang kantor sekitar jam 17.30 sampai 18.30.
12:00 – 13:00: Makan Siang
Semakin banyak perusahaan Jepang mulai menerapkan jam kerja yang fleksibel, tetapi bagi sebagian besar orang, jam makan siang masih jatuh antara pukul 12.00 dan 13.00. Setiap hari kerja, tengah hari adalah saat di mana kamu akan melihat kerumunan pekerja di distrik perkantoran berjalan di luar hanya dengan dompet dan smartphone mereka untuk pergi makan.
Di sebagian besar restoran, kamu dapat memesan paket makan siang yang harganya berkisar antara 800 hingga 1.200 yen. Namun, fasilitas pemerintah dan perusahaan besar biasanya memiliki kafetaria sendiri, di mana biaya makannya tidak lebih dari 500 yen. Beberapa orang, untuk menghemat uang atau waktu, memilih untuk makan kue, atau onigiri, atau mungkin membawa bekal bento buatan sendiri dan memakannya di kantor.
17:30 – 18:30: Pulang Kerja
Orang Jepang menjadi lebih sadar akan kesehatan dalam beberapa tahun terakhir, dan banyak yang mampir ke gym setalah pulang untuk menebus hari tidak aktif mereka di kantor. Yoga sangat populer di kalangan wanita Jepang karena baik untuk tubuh dan pikiran, dan banyak juga yang menyukai pakaian olahraga modis yang dijual. Banyak orang juga mengikuti kelas yang secara khusus menargetkan pekerja kantoran, seperti kursus memasak atau pelajaran bahasa Inggris.
Kegiatan minum-minum (nomikai)
Setelah jam kantor selesai, mereka biasanya pergi minum bersama rekan kerja atau klien. Kebanyakan dari pekerja ini pergi minum setelah jam kerja. Namun tidak semua orang melakukannya setiap hari. Biasanya mereka tidak hanya pergi ke satu tempat untuk minum, melainkan ke tempat lainnya atau disebut nijikai yang berarti “ronde kedua”. Kadang minum-minum ini diakhiri oleh karaoke.
Kegiatan minum-minum ini biasanya berakhir berdekatan dengan jam kereta terakhir, biasanya sekitar jam 23.00. Perlu dicatat kebiasaan minum-minum setelah kerja ini berubah seiring berjalannya waktu. Sebagian besar pekerja Jepang berusia muda tidak menyukai kegiatan ini.
19:00 – 21:00: Makan Malam
Setelah pulang ke rumah, beberapa orang membuat makan malam rumahan. Banyak orang, terutama mereka yang tinggal sendiri, membeli makanan di toko atau supermarket dalam perjalanan pulang. Ada juga orang yang lebih suka makan di restoran murah. Banyak restoran di Jepang beroperasi hingga larut malam, bahkan 24 jam, dan kamu bisa mendapatkan makanan lezat dengan harga sekitar 300 hingga 1.000 yen.
Sekitaran jam ini, kamu juga akan melihat izakaya (bar tradisional Jepang) yang dipenuhi oleh sekelompok pekerja kantoran atau teman-teman yang sedang menikmati minuman (nomikai). Tidak seperti di kantor, di sinilah setiap orang akhirnya bisa menjadi diri sendiri dan memperkuat hubungan, menghilangkan stres, dan mengisi ulang tenaga untuk hari yang akan datang.
Ingin Tahu Keseharian Pekerja Kantoran Jepang? Simak Ulasannya dari Berbagai Sumber
21:00: Relaksasi
Sepulang kerja, orang Jepang suka bersantai, ngobrol dengan keluarga, membaca, bermain game, menonton TV atau film, atau berselancar di media sosial. Tingkat penayangan TV tertinggi di Jepang sebenarnya antara pukul 09:00 dan 11:00, itulah sebabnya semua stasiun menyiarkan variasi program yang dibintangi oleh aktor dan aktris populer pada slot waktu tersebut. Namun, seperti halnya di negara lain, munculnya smartphone juga menyebabkan orang kehilangan minat pada televisi dan beralih ke layanan streaming seperti Netflix dan YouTube.
Malam hari juga menjadi saat bagi banyak orang Jepang untuk menikmati mandi yang menenangkan. Ketika cuaca menjadi dingin atau saat kamu lelah, sensasi berendam air hangat di bak mandi untuk melupakan semua masalah tidak ada tandingannya. Mandi bukan hanya cara menjaga kebersihan bagi orang Jepang, tetapi juga merupakan metode relaksasi yang disukai.
Sampai di rumah dan beristirahat
Pekerja akan sampai di rumah sekitar 00:30 dan baru bisa beristirahat sekitar jam 01:30.
Demikian gambaran kegiatan harian pekerja kantoran di Jepang secara umum. Kegiatan rutin para pekerja Jepang ini belakangan terus berubah seiring dengan perubahan peraturan pekerja yang dibuat oleh pemerintah Jepang.
Beberapa perusahaan telah mengaplikasikan sistem bekerja yang lebih bebas, seperti memperbolehkan pekerjanya bekerja di luar kantor dan menggunakan co-working space. Ada juga perusahaan yang menerapkan waktu kerja fleksibel yang tidak mengharuskan pekerja datang ke kantor pada jam-jam kereta penuh.
Ingin Tahu Keseharian Pekerja Kantoran Jepang? Simak Ulasannya dari Berbagai Sumber
Sumber : https://ohayojepang.kompas.com
執筆者 admin | 17 7月 2023 | 記事, Wisata
Museum Seni Tradisional di Jepang Untuk Belajar Budaya. Saat bertandang ke Jepang, pastikan untuk mengunjungi museum seni yang sangat direkomendasikan ini. Dari bonsai hingga patung, lukisan Jepang tradisional, kebun Jepang, arsitektur dan seni modern, nikmati berbagai karya sambil menyaksikan perpaduan harmonis antara seni dan alam, yang disuguhkan dalam empat musim.
Jepang merupakan surga bagi para pecinta seni! Datang dan bagi pengalamannya! Tempat di mana Anda mungkin dapat merasakan satu atau dua inspirasi menyentuh yang belum pernah Anda temukan sebelumnya.
Buat kamu pecinta museum dan seni, kurang afdol rasanya kalau belum ke Museum di Jepang. Negeri Sakura sepertinya tidak hanya menjaga alam dan budaya mereka, tapi juga seni.
Museum Seni Tradisional di Jepang Untuk Belajar Budaya
Kemegahan alam berkilau dengan keindahan yang tersendiri dari musim ke musim, sehingga mengasah rasa estetika yang hanya dimiliki oleh orang Jepang, sepanjang sejarah mereka yang panjang. Karya seni dan kerajinan Jepang bercirikan pada kehalusan dan ketelitian, dan dikenal dengan keindahannya yang elegan. Berumur lebih dari 1,000 tahun, karya seni Jepang sangat beragam, dari lukisan Jepang, termasuk “ukiyoe” yang sangat mempengaruhi para impresionis Perancis, patung Buddha yang damai dengan wajah-wajahnya yang penuh welas asih, kerajinan tradisional seperti vernis, tembikar, dan tekstil, lalu baju perang dan pedang yang digunakan para prajurit dahulu kala, hingga seni yang paling modern.
Jepang menawarkan berbagai museum seni kelas dunia yang tersebar di seluruh negeri. Misalnya, Museum Seni Bonsai Omiya, Saitama yang dikagumi sebagai pusat seni bonsai dunia. Museum ini seperti magnet bagi para penggemar bonsai di seluruh dunia; Museum Seni Kontemporer Abad 21, Kanazawa, menyimpan berbagai karya seni modern yang dapat dinikmati oleh pengunjung dari segala usia; dan Museum Seni Adachi, terkenal dengan koleksi lukisan dan keramik gaya Jepang, serta taman Jepang yang indah.
Nggak hanya museum bersejarah, mereka bahkan memiliki museum seni tradisional. Jadi, pengunjung bisa menikmati seni tradisional yang menjadi akar budaya Jepang.
Museum seni tradisional ini dibuat karena orang Jepang sangat menghargai budaya leluhur mereka. Tak heran, barang seni jaman dahulu masih tersimpan rapi dan awet di berbagai museum ini.
Tapi, ternyata tak hanya seni tradisional Jepang saja l9h yang tersimpan. Ada pula karya seniman asing yang turut dijaga dengan baik di berbagai museum Jepang. Penasaran? Simak artikel di bawah ini!
Museum Seni Tradisional di Jepang Untuk Belajar Budaya
Oleh karena itu, tidak heran jika Jepang penuh dengan beragam museum. Di mana pun tempat yang Anda kunjungi, Anda akan menemukan museum dan galeri seni yang menampilkan cita rasa lokal yang tersendiri. Di museum-museum ini, Anda dapat dengan mudah menemukan patung Buddha berkelas yang indah yang merupakan kekayaan nasional yang biasanya disucikan di kuil-kuil. Jepang mungkin akan membuka mata Anda ke dunia estetika yang selama ini tidak diketahui. Mengapa tidak membawa beberapa kesan estetika yang abadi ini ke rumah Anda, sebagai “suvenir” pribadi dari Jepang untuk Anda sendiri?
1. Museum Harta Karun Nasional Kofukuji
Banyak kuil di Jepang memiliki tempat penyimpanan harta karun yang beragam. Dari jumlah tersebut, Museum Harta Karun Nasional di Kuil Kofukuji mungkin adalah yang terbaik.
Meskipun lokasi dan eksteriornya sederhana, museum ini memiliki banyak koleksi seni Buddha. Bahkan, ada Patung Asyura bermuka tiga dan berlengan enam, salah satu patung Buddha paling terkenal di Jepang.
2. Museum Nasional Nara
Terletak di Taman Nara, Museum Nasional Nara yang adalah museum kuno yang sangat edukatif mengenai patung Buddha. Museum ini menampilkan koleksi permanen seni Buddha Jepang dan artefak keagamaan.
Nggak hanya itu, di museum ini juga kerap diselenggarakan pameran harta tahunan dari Kuil Todaiji yang cukup dekat. Pameran itu diadakan setiap musim gugur.
3. Museum Seni Adachi
Daya tarik utama museum ini adalah tamannya yang indah, yang secara luas dianggap sebagai salah satu yang terbaik di Jepang.
Tetapi, museum ini juga menyimpan pameran lukisan dan peralatan makan Jepang yang luar biasa. Salah satu yang disimpan dalam museum ini adalah koleksi besar lukisan oleh Yokoyama Taikan.
4. Museum Seni Kubota Itchiku
Museum Seni Kubota Itchiku menampilkan koleksi kimono luar biasa. Kimono yang ada dibuat dengan teknik ikat celup yang sangat padat karya Kubota Itchiku.
Bangunan museum yang menarik dan taman di sekitarnya, semakin menambah daya tarik museum yang terletak dekat Gunung Fuji ini.
5. Pusat Seni Nasional Tokyo
Pusat Seni Nasional Tokyo (Kokuritsu Shin-Bijutsukan) di Roppongi adalah salah satu museum terbesar di Jepang.
Berbeda dari museum lain, Pusat Seni Nasional tidak memiliki koleksi permanen. Tapi mereka sering menyelenggarakan pameran luar biasa yang berubah secara berkala.
Bangunan futuristik fasilitas ini adalah bagian dari daya tariknya.
6. Museum Miho
Museum Miho menampilkan struktur dengan desain menarik yang dipadukan dengan alam sekitarnya. Museum ini menawan dengan tema baja, kaca, dan batu hangat yang kontras, pemandangan lembah sekitarnya melengkapi keindahan museum ini.
Pameran museum terdiri dari karya-karya dari peradaban kuno seperti Mesir, Romawi, dan berbagai budaya Asia.
7. Museum Seni Otsuka
Museum Seni Otsuka adalah museum terbesar di Jepang. Museum ini menampung banyak koleksi reproduksi mahakarya seni Barat seukuran aslinya dari zaman kuno hingga abad ke-20.
Beberapa seni yang disimpan, termasuk karya Michelangelo, El Greco, Goya, Monet, dan Picasso.
8. Taman Patung Kan Yasuda Arte Piazza Bibai (Hokkaido)
Di museum luar ruangan ini, pengunjung dapat berinteraksi dengan karya seni dari Kan Yasuda, yang dipamerkan di sekitar taman yang berada di sebelah hutan yang terlihat seperti bagian dari alam itu sendiri. Sebuah gedung sekolah dari kayu yang dipugar dari bekas sekolah dasar dan ruang olahraganya juga digunakan sebagai bagian dari ruang pameran, menyediakan ruang yang langka bagi pengunjung untuk menikmati perubahan musim alam dan seni di semua tempat.
9. Museum Seni Homma (Yamagata)
Museum Seni Homma di Kota Sakata, Prefektur Yamagata ini terkenal akan taman-taman Jepang yang memukau. Museum ini memamerkan berbagai objek termasuk karya seni, kerajinan tangan, dan bahan sejarah yang dikoleksi oleh Keluarga Homma, pemilik tanah yang kaya raya di daerah Shonai. Pengunjung juga bisa menjelajahi Seienkaku, bangunan utama yang menjadi vila keluarga, dan Kakubuen, taman Jepang yang dibangun untuk vila tersebut.
10. Museum Seni Tokyo Metropolitan Teien (Tokyo)
Awalnya dibangun sebagai tempat tinggal Pangeran Asaka pada tahun 1933, bangunan utama Museum Seni Teien Metropolitan Tokyo dibuka sebagai museum seni pada tahun 1983. Meskipun terletak di pusat kota, museum ini dikelilingi oleh taman-taman indah yang hijau dan rimbun. Ruang rumput luas dan taman Jepang dengan kedai teh, yang ditunjuk sebagai Properti Budaya Penting Nasional, telah diwariskan sejak zaman ketika Pangeran Asaka masih menghuni tempat ini. Dua taman dan taman bergaya Barat ini menyambut pengunjung dengan atmosfer yang bervariasi di setiap musim.
Museum Seni Tradisional di Jepang Untuk Belajar Budaya
Selamat Berkunjung ke Jepang 🙂
Sumber : https://ohayojepang.kompas.com/
執筆者 admin | 12 6月 2023 | 記事, Seputar Jepang
Kenapa Orang Jepang Tidak Suka Naik Mobil? Inilah Cara Umum Orang Jepang Berpergian. Berdasarkan data dari Pemerintah Jepang tahun 2013, sekitar 93,5% warga Jepang diketahui menggunakan moda transportasi kereta untuk bepergian. Moda transportasi lan seperti bus, motor, dan lainnya hanya dipakai oleh sekitar 6,5% warga Jepang. Kontras dengan kondisi transportasi di Jakarta.
DKI Jakarta masih berkutat mengurai kemacetan lalu lintas jalanannya. Namun, Jepang punya cara jitu untuk menangani hal tersebut, yakni dengan ‘memaksa’ warganya naik transportasi umum.
Berkebalikan dengan masyarakat Jakarta yang masih banyak yang memakai mobil pribadi atau motor, masyarakat Tokyo jauh lebih banyak yang menggunakan moda transportasi massal seperti kereta.
Kenapa Orang Jepang Tidak Suka Naik Mobil? Inilah Cara Umum Orang Jepang Berpergian
Sebuah data penelitian tahun 2015 dari Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism Jepang menunjukkan pada hari kerja di tiga area metropolitan (Tokyo, Nagoya, Osaka) di Jepang, mayoritas orang Jepang menggunakan mobil pribadi untuk pergi ke kantor. Sementara itu, orang yang menggunakan kereta dan subway lebih sedikit dengan selisih hanya dua persen.
Di sisi lain, wisatawan asing yang berkunjung ke Jepang jumlahnya semakin meningkat. Sebagian besar wisatawan asing merasakan bahwa jaringan transportasi di Jepang begitu nyaman dan bisa diandalkan.
Sudah jadi rahasia umum kalau Jepang adalah produsen kendaraan terbesar di Asia. Ada banyak merek ternama yang merajai pasar dunia, seperti Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, Toyota, Mazda, Subaru, dan masih banyak lagi. Namun begitu, tingkat kemacetan lalu lintas Jepang terbilang sangat rendah. Pasalnya, penduduk di sana lebih memilih untuk bepergian dengan transportasi umum, sepeda, atau jalan kaki.
Sebenarnya, banyak faktor yang mendorong terciptanya kebiasaan ini, antara lain kenyamanan dan keamanan alat transportasi umum yang digunakan, mahalnya biaya parkir kendaraan pribadi, tingginya biaya pajak mobil, dan rumitnya proses pembuatan Surat Izin Mengemudi.
Dalam artikel ini, kami perkenalkan cara bertransportasi paling lazim yang digunakan oleh penduduk lokal.
Kenapa Orang Jepang Tidak Suka Naik Mobil? Inilah Cara Umum Orang Jepang Berpergian
Kereta
Kereta merupakan alat transportasi umum yang sering digunakan di Jepang, terutama Tokyo. Ada beberapa kereta komuter yang beroperasi di Jepang. Kereta komuter paling populer adalah jalur kereta Japan Railway, Tokyo Metro, dan Toei subway. Beberapa mungkin sudah pernah Anda dengar atau bahkan pernah Anda naiki saat berkunjung ke Jepang.
Walau dimiliki dan dioperasikan oleh beberapa perusahaan yang berbeda, jalur-jalur kereta ini bisanya saling terhubung di suatu stasiun sehingga hal ini pun memudahkan bagi para komuter.
Awalnya mungkin menggunakan jalur kereta ini terlihat membingungkan. Namun berkat adanya petunjuk multi bahasa, pengalaman naik kereta di Jepang pun menjadi tak sulit. Apalagi kini tersedia aplikasi navigasi inovatif yang memberikan saran rute yang harus diambil serta saran rute dengan harga terjangkau. Oleh karena itu, saat ini orang asing tidak perlu khawatir lagi dengan rute ataupun bahasa saat bepergian ke Jepang. Hal yang mungkin perlu dikhawatirkan adalah cara pembelian tiket kereta saja.
Bus
Bus merupakan alat transportasi lain yang sering digunakan di Jepang. Bus biasanya digunakan orang-orang yang ingin pergi ke distrik di suatu kota atau ke daerah luar kota. Rute bus yang nyaman adalah yang terhubung dengan stasiun kereta atau halte pertamanya berawal di stasiun kereta.
Aplikasi navigasi terbaru juga memasukan rute bus yang direkomendasikan, sehingga memudahkan penggunanya untuk mencari rute perjalanan terbaik. Hal yang perlu diperhatikan adalah nomor bus dan halte tujuan. Jarak antara halte bus biasanya agak jauh, jadi pastikan Anda tidak kelewatan halte yang Anda tuju.
Mobil pribadi atau mobil perusahaan
Kereta dan bus sebenarnya sudah cukup menjadi transportasi sehari-hari. Namun beberapa orang masih membutuhkan mobil pribadi atau mobil dari perusahaan untuk pergi bekerja. Hal ini biasanya tergantung dari jenis pekerjaan orang tersebut, lokasi kantor, tetapi ada pula yang memilih naik mobil karena merasa lebih nyaman.
Mungkin Anda berpikir harus mampu berbahasa Jepang untuk bisa menyetir di Jepang. Namun kabar baiknya, keahlian berbahasa Jepang tidak dibutuhkan untuk bisa menyetir di Jepang. Bahkan turis bisa menyewa dan menyetir mobil di Jepang, selama turis tersebut memiliki SIM Internasional.
Untuk orang asing yang menetap di Jepang, mereka cukup merubah surat izin mengemudi dari negara asal mereka menjadi SIM Jepang. Tentu saja, orang tersebut harus membeli mobil terlebih dahulu, memastikan memiliki tempat parkir untuk mobilnya itu, memiliki asuransi mobil, dan mengikuti proses shaken. Shaken merupakan inspeksi keamanan dan pemeliharaan mobil yang diwajibkan oleh pemerintah Jepang.
Sepeda
Orang yang tinggal berjarak 15 menit jalan kaki dari stasiun, biasanya memiliki sepeda sendiri. Meskipun kadang terdapat pilihan transportasi lain seperti bus, kebanyakan orang akan lebih memilih untuk naik sepeda, karena selain bisa santai dan mengatur waktu pergi sendiri, juga menyehatkan.
Untuk bisa naik sepeda di Jepang bagi orang yang menetap di Jepang, orang tersebut perlu mendaftarkan sepedanya di Jitensha Bouhan Toroku atau registrasi sepeda anti maling. Hal ini biasanya bisa dilakukan di toko tempat Anda membeli sepeda dan biayanya sekitar 500 yen.
Selain itu, rental sepeda pun mulai naik daun karena turis-turis belakangan ini makin menunjukkan minatnya bersepeda santai menikmati suasana perumahan khas Jepang.
Berjalan kaki
Jika tempat tinggal Anda hanya perlu 7 sampai 10 menit jalan kaki ke kantor, maka jalan terbaik adalah berjalan kaki. Hal ini juga berlaku jika Anda menjadi turis di Jepang, jalan kaki saja dari hotel menuju tempat wisata yang dituju, karena bisa saja Anda menemukan hal atau pemandangan baru di jalan.
Beberapa moda transportasi umum di atas bisa Anda coba saat bepergian di Jepang. Tak perlu khawatir mengenai aturan lalu lintas di Jepang. Walau Jepang terkesan memiliki ciri khas tersendiri yang seakan berbeda dengan negara lain, tetapi aturan lalu lintas di Jepang tergolong universal. Jadi Anda tidak memerlukan kepandaian berbahasa Jepang. Kuncinya adalah amati sekeliling Anda, lihat orang-orang di sekitar Anda, dan bertingkah sopan santun seperti orang-orang Jepang pada umumnya.
Kenapa Orang Jepang Tidak Suka Naik Mobil? Inilah Cara Umum Orang Jepang Berpergian
Sumber : https://ohayojepang.kompas.com/
執筆者 admin | 4 5月 2023 | 記事, Pekerjaan
Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang. Gaji Magang Di Jepang dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di JepangKelanjutan program magang di Jepang untuk TKI ini dipastikan setelah Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat program pemagangan ke Jepang sebagai salah satu instrumen penguatan kompetensi SDM Indonesia.
Penguatan program pemagangan ini ditandai dengan ditandatanganinya pembaruan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kemnaker RI dengan International Manpower Development Organization Japan (IM) Japan di Tokyo, Jepang, Rabu (3/5/2023) waktu setempat.
Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang
Kabar gembira, program magang di Jepang untuk tenaga kerja Indonesia (TKI) masih akan berlanjut. Apa saja syarat magang di Jepang? Berapa gaji TKI magang di Jepang?
“Penandatanganan pembaruan MoU antara Kemnaker RI dengan IM Japan ini untuk mengakomodir perubahan dalam implementasi program pemagangan, sehingga ke depannya diharapkan program ini dapat terus berkesinambungan,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, usai menyaksikan penandatanganan MoU, dikutip dari website resmi Kemnaker.
Melalui MoU terbaru ini, Ida Fauziyah menekankan 3 hal yaitu memastikan jaminan perlindungan terhadap peserta pemagangan; remunerasi atau kompensasi finansial yang layak bagi peserta magang; dan meminimalkan beban finansial yang harus ditanggung calon peserta pemagangan pada waktu prapemberangkatan.
“Oleh karena itu, saya menyambut baik hasil kesepakatan baru yang telah dituangkan dalam perubahan MoU, di mana pihak IM Japan bersedia untuk memberikan subsidi kepada peserta yang telah memenuhi persyaratan untuk diberangkatkan ke Jepang, berupa bantuan penggantian biaya selama proses prapemberangkatan,” katanya.
Ida Fauziyah mengatakan, kerja sama program pemagangan antara Indonesia dan Jepang telah terjalin selama 30 tahun. Selama kurun waktu tersebut, 43.617 pemuda Indonesia telah mengikuti program pemagangan di Jepang, di mana 39 ribu di antaranya tercatat masih aktif mengikuti pemagangan di Jepang. Program ini pun dinilainya telah memberikan dampak penting bagi pengembangan diri peserta magang maupun bagi perekonomian nasional.
Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang
“Banyak manfaat yang diperoleh dari program pemagangan. Banyak alumni pemagangan setelah kembali ke Indonesia bekerja di perusahaan Jepang di Indonesia, dan banyak juga alumni pemagangan yang memiliki usaha sendiri,” katanya.
Ida menambahkan, selama ini Alumni pemagangan yang menjadi pengusaha telah membentuk perkumpulan dengan nama Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia (IKAPEKSI). Hal ini menunjukkan bahwa alumni pemagangan Jepang tidak hanya memiliki bekal ilmu dan insentif, namun juga semangat untuk berwirausaha yang dapat menggerakkan perekonomian nasional.
“Oleh karena itu, kami berharap kerja sama ini terus dilanjutkan dan ditingkatkan kualitasnya agar memberikan manfaat yang lebih besar lagi bagi kedua negara,” ujarnya.
Sebelumnya tersiap kabar adanya rencana penutupan program magang di Jepang bagi tenaga kerja negara berkembang, termasuk Indonesia. Panel Pemerintah Jepang menyarankan penutupan program magang karena dinilai kontroversial, kata pejabat imigrasi pada Selasa (11/4/2023).
Program magang di Jepang mulai dibuka 30 tahun lalu, tetapi kerap dikritik sebagai sarang pelecehan dan diskriminasi. Kegiatan magang seharusnya mengajarkan keterampilan pada peserta pelatihan luar negeri di sektor-sektor seperti konstruksi, pertanian, dan pengolahan makanan.
Akan tetapi, beberapa perusahaan Jepang dituduh memperlakukan peserta magang sebagai pekerja sementara yang murah. Beberapa di antaranya sampai berutang besar untuk ke Jepang.
Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang
Mengenal program magang di Jepang
Program magang di Jepang menjadi salah satu incaran sebagian masyarakat Indonesia dengan ijazah SMA/SMK. Pasalnya, magang di Jepang menjanjikan karir yang bagus serta gaji besar.
Program magang di Jepang mulai dibuka kembali tahun 2022 lalu setelah sempat ditutup akibat pandemi Covid-19.
Program magang di Jepang ini bekerja sama dengan lembaga penyalur tenaga kerja atau dinas tenaga kerja provinsi atau Kementerian Tenaga Kerja.
Dikutip dari Disnakertrans Jawa Tengah, pemagangan adalah bagian dari sistem pelatihan kerja terpadu antara pelatihan di lembaga pelatihan dengan berkerja langsung di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur yang berpengalaman. Program magang pekerja Indonesia ke Jepang terlaksana karena adanya hubungan bilateral antara Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia dengan The Internasional Manpower Development Organization Japan (IM Japan).
Apabila masyarakat tertarik melakukan kerja magang di Jepang dapat mencari informasi pendaftaran melalui dinas tenaga kerja di setiap provinsi. Berikut syarat magang di Jepang yang perlu dipenuhi:
Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang
Syarat kerja magang di Jepang
Dikutip dari Disnakertrans Sumatera Barat, calon pendaftar dapat mencari informasi pendaftaran magang ke Jepang di dinas tenaga kerja tingkat provinsi, kota, dan kabupaten sesuai domisili calon peserta pada KTP. Berikut ini adalah beberapa persyaratan yang perlu disiapkan oleh para calon peserta kerja magang di Jepang ketika melakukan pendaftaran:
Persyaratan administrasi magang di Jepang
- Surat lamaran/permohonan ditujukan pada Disnakertrans dengan bermaterai
- Pas foto dengan memakai dasi berwarna berukuran 4×6 sebanyak 7 lembar dan ukuran 3×4 sebanyak 7 lembar
- Surat pernyataan bersedia dan sanggup mengikuti program kerja magang di Jepang selama 3 tahun dengan bermaterai
- Surat pernyataan bersedia mengikuti pra pemberangkatan tahap 1 di daerah (pelatiahan bahasa Jepang) selama 2 bulan 10 hari
- Surat pernyataan belum pernah mengikuti training kerja magang di Jepang
- Surat pernyataan mematuhi tata tertib progam kerja magang di Jepang
- Surat keterangan sehat dari dokter pemerintah
- Surat rekomendasi dari kepala kelurahan Fotokopi ijazah SD, SMP, SMA/SMK Fotokopi rapor SLTA (SMA/SMK)
- Fotokopi sertifikat kursus keterampulan dibidang teknik minimal 160 JPL dari BLK atau pengalaman kerja minimal 6 bulan bagi lulusan SMA dan SMK non-teknik
- Fotokopi KTP
- Fotokopi KK
- Fotokopi kartu pencari kerja
- Fotokopi akte kelahiran
- Foto dengan ukuran close up terdiri dari seluruh anggota keluarga, rumah tampak depan, kiri, kanan, dan jalan di depan rumah. kelima foto foto tersebut masing-masing 1 lembar.
Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang
Syarat khusus program reguler magang di Jepang
- Pria
- Berusia minimal 19 tahun 6 bulan dan maksimal 26 tahun saat proses seleksi, khusus untuk tamatan SMK teknik/bangunan minimal usia 18 tahun tinggi badan minimal 160 cm dan berat badan minimal 50 kg
- Minimal lulusan SLTA atau sederajat
- Tidak buta warna total dan berkaca mata atau kontak lens
- Tidak bertato atau memiliki bekas tato
- Tidak bertindik atau memiliki bekas tindik.
Syarat magang di Jepang asisten perawatan lansia (program caregiver)
- Wanita
- Untuk SMK keperawatan usia minimal 18 tahun dan maksimal berusia 28 tahun saat proses seleksi
- Untuk SMA/SMK non-keperawatan usia minimal 19 tahun 6 bulan dan maksimal 28 tahun saat proses seleksi
- Calon peserta yang memiliki Japanesa Language Proviciency Test (JPLT) Level N4 ke atas, usia maksimal 30 tahun
- Tinggi badan minimal 150 cm dan berat badan minimal 40 kg
- Tidak buta warna dan berkaca mata atau kontak lens
- Tidak bertato atau memiliki bekas tato
- Tidak bertindik atau memiliki bekas tindik
- Diutamakan memiliki kemampuan bahasa Jepang yang dibuktikan dengan sertifikat seperti JPLT Level N4 atau N5,J TEST E-F dengan nilai 350 atau lebih, TEST A-D dengan nilai 400 atau lebih, dan NAT-TEST Level 4 atau 5.
- Bagi calon peserta yang telah memiliki kemampuan bahasa Jepang setara JLPT Level N4 ke atas diperbolehkan menggunakan kontak lens.
Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang
Tahap seleksi magang di Jepang
Berikut ini merupakan tahapan seleksi bagi peserta yang akan mengikuti program kerja magang di Jepang:
1. Seleksi administrasi
Seleksi administrasi dilakukan oleh petugas Disnakertrans saat peserta mendaftar.
2. Tes matematika dasar
Tes matematika dasar dilakukan oleh tim pusat IM Japan dengan sebanyak 20 soal dengan waktu pengerjaan 15 menit. Standar kelulusan pada tes matematika dasar minimal mampu menjawab dengan benar 14 soal.
3. Tes kesamaptaan tubuh
Tinggi badan minimal 160 cm dan berat badan minimal 50 kg. Tidak cacat tubuh, organ tubuh, bertato, dan bertindik.
4. Tes kesehatan fisik
Tes kesehatan dilakukan dengan lari 3.000 meter dengan waktu 15 menit, selain itu push up 35 kali dan sit up 25 kali.
5. Tes wawancara
Tes wawancara dilakukan untuk mengukur performance, wawasan, pengetahuan umum, kemampuan verbal, pengertian program, dan pengecekan berkas asli.
6. Medical check up tahap 1
Dilakukan oleh rumah sakit, klinik, dan laboratorium yang disahkan oleh Kemenaker RI dan IM Japan dengan meliputi pemeriksaan darah, urin, mata, feses, paru-paru, narkoba, dan HIV/AIDS.
7. Pembekalan bahasa dan budaya Jepang
Dilakukan di daerah masing-masing dengan kursus LPKS dengan biaya sendiri.
8. Tes bahasa Jepang
Pada tes bahasa Jepang dapat dilakukan remidi hingga 3 kali. Tes ini akan menilai keahlian bahasa Jepang peserta melalui hiragana, katakana, kata benda, kata kerja, dan kata sifat dengan standar kelulusan 80 persen. Selain itu jga ada tes bahasa Jepang pembelajaran 1-12 kata sifat dengan standar kelulusan 75 persen.
9. Pelatihan pra pemberangkatan tahap 1
Dilaksanakan di Dinas provinsi Lama pelatihan 2 bulan 10 hari Ruang belajar dan instruktur ditanggung oleh Disnakertrans Semua biaya ditanggung Kemnaker RI Peserta membawa dokumen administrasi
10. Medical check up tahap 2
Bagi peserta yang lulus medical check up tahap 1 akan melanjutkan pada medical check up tahap 2.
11. Pelatihan pra pemberangkatan tahap 2
Dilaksanakan di BBPPK & PKK Lembang, Jawa Barat dengan lama pelatihan selama 2 bulan 2 minggu. Semua biaya ditanggung Kemnaker RI dan peserta diwajibkan membawa dokumen administrasi.
12. Pengurusan paspor dan visa Pengurusan paspor dan visa dilakukan setelah calon peserta kerja magang dinyatakan lulus medical check up tahap 1 dengan ketentuan paspor 48 halaman dan masa berlakunya 5 tahun.
Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang
Proses magang dan gaji per bulan selama magang di Jepang
Pelaksaan program kerja magang di Jepang dilaksanakan selama 3-5 tahun yang terdiri dari beberapa tahap, seperti:
- Program pemagangan bulan pertama di Jepang disebut masa training atau masa kensushei yang artinya masa berlatih sambil bekerja. Peserta masih berlatih penyesuaian di training center
- Program pemagangan bulan ke-2 sampai dengan ke-12 akan dievaluasi kompetensinya dan untuk melanjutkan ke tahap berikutnya peserta harus lulus ujian yang diadakan pada akhir tahun pertama
- Program pemagangan bulan ke-2 sampai dengan selesai disebut technical interm training atau disebut juga masa Jissushei yang artinya praktek kerja.
Pada masa Jissushei ini peserta sudah dilindungi oleh undang-undang perburuhan di Jepang dan sudah diperbolehkan lembur. Peserta kerja magang di Jepang juga akan mendapatkan gaji/tunjangan, berikut rinciannya:
- Bulan pertama sebagai Kenshushei
Peserta magang di Jepang akan menerima tunjangan (gaji) sebesar 80.000 Yen (sekitar Rp 8.000.000) setiap bulannya. Pada masa ini peserta belum diperbolehkan untuk lembur.
Peserta magang di Jepang akan menerima tunjangan (gaji) setiap bulan:
Bulan ke-2 sampai dengan ke-24 sebagai Jisshusei sekurang-kurangnya, peserta magang di Jepang akan menerima gaji 90.000 Yen (sekitar Rp 9.000.000) setiap bulannya dan sudah diperbolehkan lembur
Bulan ke-25 sampai dengan ke-36 sebagai Jisshusei, peserta magang di Jepang sekurang-kurangnnya menerima gaji 100.000 Yen (sekitar Rp 10.000.000) setiap bulannya dan sudah diperbolehkan lembur.
Peserta yang berhasil menyelesaikan kerja magang Bagi peserta yang berhasil menyelesaikan program kerja magang di Jepang akan diberikan:
- Sertifikat Tunjangan dana usaha mandiri sebesar 600.000 Yen (sekitar Rp 600.000.000)
- Berkesempatan melakukan wawancara penerimaan kerja dengan perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia.
Itulah informasi tentang penguatan program magang di Jepang bagi TKI. Jika tertarik ikut magang di Jepang, cermati syarat-syarat di atas serta gaji yang bisa didapatkan.
Gaji Magang Di Jepang 2023 dan Cek Syaratnya, Kemnaker Perkuat Program Magang Di Jepang
Sumber : https://industri.kontan.co.id/
執筆者 admin | 10 4月 2023 | 記事, Wisata
Kuliner Jepang : Okonomiyaki Khas Jepang yang Mendunia. Okonomiyaki merupakan persilangan antara telur dadar dan panekuk, yang dimasak dengan berbagai bahan.
Sering salah dibandingkan, okonomiyaki tidak serupa dengan pizza. Meskipun memiliki kesamaan dalam bentuk bulat, namun kedua makanan ini memiliki ciri yang berbeda.
Okonomiyaki adalah salah satu makanan khas Jepang yang sudah mendunia. Okonomiyaki mudah ditemukan di Osaka, Hiroshima dan Tokyo.
Kuliner Jepang : Okonomiyaki Khas Jepang yang Mendunia
Menurut institusi Jepang, khususnya di Osaka, okonomiyaki (お 好 み 焼 き) memiliki ciri yang khas yaitu perpaduan antara telur dadar dan panekuk.
Secara harfiah okonomiyaki berarti “dimasak sesuka anda”. Kamu dapat menikmati hidangan ini di berbagai restoran populer di seluruh wilayah Jepang.
Okonomiyaki ala Kansai dan ala Hiroshima
Okonomiyaki adalah makanan Jepang yang terbuat dari tepung terigu dicampur dengan air yang berisi sayuran, daging, ikan, dll, yang kemudian dipanggang di atas plat besi dan diolesi saus di atasnya.
Ada 2 macam Okonomiyaki yang terkenal, yaitu Okonomiyaki ala Kansai dibuat dengan mengaduk terlebih dahulu bahan makanan dengan tepung terigu lalu dipanggang, dan Okonomiyaki ala Hiroshima yang dibuat tanpa diaduk bahan makanan dan tepung terigunya tetapi langsung ditumpuk dan dipanggang di atas plat besi panggangan, tetapi ada juga masakan yang serupa di daerah lainnya.
Dipanggangin atau panggang sendiri
Okonomiyaki ala Kansai umumnya di dalamnya ada banyak kol dan mi sehingga tidak mudah untuk memanggangnya, jadi orang restorannya yang akan memanggangkan Oknomiyakinya, jadi Anda bisa memesannya dengan tenang. Kalau Okonomiyaki ala Kansai dan Monjayaki Tokyo yang bahannya dicampur dan dipanggang saja, ada restoran yang sistemnya okonomiyakinya bukan dipanggang oleh pegawai restorannya tetapi dipanggang sendiri oleh pengunjung, jadi lebih baik mengkonfirmasikan dengan pegawai restorannya apakah dipanggangkan atau panggang sendiri. Selagi bisa merasakan budaya Jepang, gunakanlah kesempatan ini untuk mencoba memanggang sendiri Okonomiyakinya.
Kuliner Jepang : Okonomiyaki Khas Jepang yang Mendunia
Sejarah Okonomiyaki, Kuliner Populer Jepang yang Awalnya Adalah Kreasi Makanan Masa Perang
Jika kamu adalah salah satu penggemar kuliner dari Jepang pasti sudah enggak asing lagi dengan okonomiyaki, nih.
Kuliner yang satu ini adalah sebuah makanan khas Jepang yang terbuat dari tepung terigu dan diencerkan dengan air atau dashi (kaldu dasar).
Sajian itu lalu ditambah dengan irisan kubis, telur ayam, campuran seafood atau daging babi yang digoreng di atas penggorengan datar yang disebut dengan teppan.
Kuliner ini bisa dinikmati langsung atau dimakan sebagai teman nasi putih. Biasanya makanan ini dimakan menggunakan sendok datar yang disebut kote atau hera yang berfungsi untuk membalik sisi okonomiyaki.
Dari segi bahasa, okonomi dalam bahasa Jepang berarti “sesukanya” dan yaki yang berarti “panggang”.
Sesuai dengan namanya itu, bagian atas atau topping dari okonomiyaki bisa disesuaikan dengan selera orang yang menyantapnya. Hidangan ini sangat populer di Jepang, khususnya di Hiroshima dan Osaka.
Selanjutnya kamu akan diajak untuk mengetahui sejarah dan jenis-jenis okonomiyaki yang ada di Jepang. Yuk, simak uraian lebih lanjutnya berikut ini.
Sejarah
Awal mulanya, okonomiyaki ditemukan sebelumnya pecahnya Perang Dunia II pada 1939 dan berkembang beragam variasinya selama perang berlangsung hingga perang berakhir.
Ketika periode Edo (1683-1868), ada sebuah hidangan penutup khusus yang disajikan pada upacara Buddha yaitu Funoyaki.
Hidangan ini lalu berkembang selama periode Meiji (1868-1912) menjadi hidangan yang terasa lebih manis yang disebut dengan Sukesoyaki.
Selama kurang lebih 20-30 tahun, hidangan ini terus mengalami perkembangan dan lebih berfokus pada sausnya, lalu mulai menggunakan nama Yoshokuyaki.
Nama okonomiyaki sendiri baru mulai digunakan pada akhir tahun 30an di Osaka, dan nama tersebutlah yang dipakai dan dikenal hingga saat ini.
Keberadaan kuliner ini terus berkembang dan digemari karena selama periode perang beras mulai langka, dan penduduk mulai mencari cara bertahan hidup dengan bahan makanan yang ada.
Mereka lalu mulai membuat pancake gandum sederhana yang kemudian seiring perkembangan diberi tambahan lain seperti telur, daging babi, dan kubis.
Jenis-Jenis Okonomiyaki
Okonomiyaki Udang gaya Osaka dengan hiasan mayones dan saus kental manis pedas dan katsubuoshi.
Tiap daerah di Jepang memiliki okonomiyaki dengan gaya khasnya masing-masing, tapi ada dua yang paling populer di antara para penggemarnya, yaitu Okonomiyaki Kansai atau Osaka dan Okonomiyaki Hiroshima.
Okonomiyaki Kansai atau Osaka
Pada okonomiyaki Kansai atau Osaka, semua bahan dicampur jadi satu dalam adonan tepung sebelum dipanggang.
Jenis okonomiyaki paling klasik disebut dengan butatama yaitu okonomiyaki dengan isian berupa irisan tipis daging babi, dan ikatama yaitu okonomiyaki dengan isian berupa irisan cumi-cumi.
Modanyaki (modernyaki) adalah jenis okonomiyaki yang menggunakan tambahan mi yang sudah dikukus sebelumnya supaya orang yang menyantapnya lebih kenyang.
Kini, rumah makan okonomiyaki sudah menyediakan banyak referensi atau pilihan mulai dari daging sapi, kerang, udang, daun bawang, tenkatsu, asinan jahe warna merah, kimchi, mochi, bahkan hingga jagung kalengan dan taburan keju leleh.
Di daerah Kansai banyak rumah makan khusus okonomiyaki yang menyediakan adonan dan pilihan isi di mana pengunjung bisa memasak sendiri okonomiyaki di atas teppan atau dibantu dengan juru masak resto tersebut.
Okonomiyaki di Kansai biasanya menambahkan mayones di atas okonomiyaki yang sudah matang untuk menambah perpaduan rasa yang lezat dengan saus khasnya yang manis dan sedikit pedas.
Okonomiyaki Hiroshima
Okonomiyaki gaya Hiroshima atau Hiroshimayaki, dengan topping yakisoba atau mi goreng dengan taburan saus dan irisan daun bawang.
Sedangkan, pada okonomiyaki Hiroshima, dibuat pancake tipis terlebih dulu sebelum menambahkan bahan lain di atasnya sebagai topping.
Okonomiyaki Hiroshima menggunakan lebih banyak irisan kubis dibanding okonomiyaki Kansai atau Osaka.
Mi goreng atau yakisoba dan udon adalah topping standar untuk okonomiyaki ala Hiroshima, yang disebut dengan Hiroshimayaki.
Rumah makan okonomiyaki di Hiroshima sebagian besar menggunakan saus merek Otafuku yang diproduksi oleh produsen saus lokal andalan orang Hiroshima. Merek lain yang digunakan seperti Carp, Mitsuwa, dan Sennari.
Biasanya di pintu masuk akan dipasang tirai atau noren yang bertuliskan merek saus yang digunakan agar pengunjung tahu mereka apa yang digunakan untuk hidangan okonomiyaki di rumah makan tersebut.
Selain itu, produsen saus juga sering mengiklankan produk sausnya pada kote atau sendok datar yang digunakan pengunjung untuk menyantap okonomiyakinya.
Itulah uraian tentang sejarah dan detail tentang jenis-jenis okonomiyaki yang Populer di Jepang.
Kuliner Jepang : Okonomiyaki Khas Jepang yang Mendunia
Sumber : https://ohayojepang.kompas.com/
執筆者 admin | 5 3月 2023 | 記事, Seputar Jepang
Tempat Toko Halal Online Offline di Jepang, Simak Tips Mencari dan Belanja Produk Halal di Jepang. Salah satu kesulitan yang dihadapi oleh orang asing beragama Islam yang tinggal di Jepang adalah menemukan bahan makanan halal. Bila kamu termasuk orang yang berminat untuk mencoba tinggal di negeri sakura ini, berikut kami perkenalkan beberapa tempat yang menjual bahan makanan yang memiliki lambang halal.
Di Jepang, turis yang berasal dari negara berpenduduk mayoritas Muslim juga semakin meningkat. Sehingga kini tempat-tempat yang menyediakan bahan makanan halal juga tak sulit didapatkan.
Saat berlibur ke luar negeri, salah satu tantangan yang dihadapi sebagian orang adalah mencari makanan halal. Terutama bagi wisatawan Muslim.
Tempat Toko Halal Online Offline di Jepang, Simak Tips Mencari dan Belanja Produk Halal di Jepang
Jika kamu berencana berlibur atau bahkan tinggal di Jepang, berikut ini beberapa tempat yang menjual bahan makanan berlogo halal.
Sulitnya mencari bahan dan makanan halal di Jepang membuat beberapa pengusaha membuat toko halal online. Tujuannya tentu saja untuk memudahkan umat Islam yang tinggal di Jepang mendapatkan bahan dan makanan halal.
Beberapa tahun belakangan ini, orang asing yang datang untuk tinggal di Jepang semakin meningkat. Beberapa di antaranya berasal dari negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim.
1. Toko Bahan Makanan Asing
Toko yang menjual bahan makanan asing dapat ditemukan di banyak tempat. Biasanya dekat masjid besar di Jepang, tersedia toko yang menyediakan produk dan bahan makanan halal.
Beberapa kota besar juga memiliki toko yang menjual bahan makanan asing di pusat perbelanjaan. Misalnya daerah Ameyokocho Ueno atau Shin-okubo.
Kamu bisa menemukan Toko Fatimah di Ueno, yang menjual produk dari Indonesia. Tak perlu khawatir sebab toko ini juga menyediakan pembelian secara online, lho!
2. Gyomu-suupaa (Supermarket Harga Murah)
Gyomu-suupaa adalah jenis supermarket di Jepang yang menjual bahan makanan dengan harga murah.
Kamu bisa membeli bahan makanan halal, misalnya daging segar bekuan atau beberapa bumbu masak. Ada juga bumbu atau daging dengan logo halal di supermarket grosir.
Salah satu contohnya seperti supermarket Hanamasa yang tersebar di hampir semua wilayah Jepang.
3. Supermarket Jepang
Meski variasi barang dan jumlahnya terbatas, terkadang beberapa supermarket Jepang juga menyediakan produk halal.
Produk ini merupakan produk asli (private brand) yang dibuat sendiri oleh beberapa supermarket tersebut. Contohnya brand Top Value dari Mall AEON.
Selain beberapa tempat di atas, ada juga toserba Jepang yang menjual produk halal yang bisa dibeli tidak hanya oleh turis, tapi juga orang asing yang tinggal di Jepang.
Tempat Toko Halal Online Offline di Jepang, Simak Tips Mencari dan Belanja Produk Halal di Jepang
Berikut adalah 7 toko halal online di Jepang:
1.Baticrom (http://baticrom.com/)
Di toko ini ada berbagai macam produk halal, mulai dari makanan bayi hingga daging halal. Enaknya belanja di sini adalah kamu bisa membayar secara tunai saat barang diantar.
2.Ajinatori (http://shop.ajinatori-halal.jp/)
Dikenal sebagai toko yang menyediakan berbagai macam produk ayam frozen, sosis, daging hamburger, juga makanan instan seperti mie.
3.Tokyo Camii Halal Market (https://halalmarket.tokyocamii.org/)
Selain belanja di toko offline yang terdapat di lantai 1 Masjid Camii, kamu juga bisa belanja online di Tokyo Camii Halal Market. Ada bermacam makanan halal yang bisa dibeli di toko ini.
4.Amazon (https://amzn.to/2IL1WZT)
Yang sering belanja online pasti tahu Amazon. Di sini ada juga pilihan makanan halal yang bervariasi. Mulai dari bumbu, makanan instan, kosmetik, sampai yang sedang populer; golden curry.
5.Indonesia Store ()
Selain bisa berbelanja di tokonya secara langsung yang berlokasi di Shin-Okubo, Tokyo, kamu juga bisa belanja online di Indonesia Store. Tentu saja ada bumbu rempah khas Indonesia, serta makanan khas Indonesia lainnya.
6.Al-Flah Halal Food Shophttp://www.al-flah.com/)
Toko ini menjual makanan halal dari mulai makanan Arab, daging halal, sayuran beku, juga cemilan halal.
7.Kobe Halal Food (http://halal.shop-pro.jp/)
Toko fisiknya terletak dekat dengan Masjid Kobe. Tapi kamu bisa belanja online makanan halal di toko ini. Beragam makanan bisa dibeli, termasuk daging durian beku.
Tempat Toko Halal Online Offline di Jepang, Simak Tips Mencari dan Belanja Produk Halal di Jepang
Sumber: fooddiversity.today
執筆者 admin | 2 2月 2023 | 記事, Seputar Jepang, Wisata
Tempat Masjid di Negara Jepang yang Populer. Di Jepang penyediaan pelayanan untuk umat Muslim semakin meningkat, mulai dari banyaknya restoran halal sampai dengan penyediaan tempat ibadahyna di tempat-tempat wisata terkenal, ataupun di tempat yang banyak ditinggali umat Muslim. Berikut beberapa tempat ibadah yang bisa kamu temukan di Jepang.
Jepang termasuk dalam negara terpadat sekaligus dengan tingkat urbanisasi tertinggi di dunia. Sekitar tiga perempat wilayah negara ini bergunung-gunung, memusatkan populasinya yang hampir 125 juta jiwa di dataran pesisir yang sempit .
Agama di Jepang secara formal didominasi oleh Shinto dan Budha, dengan sisanya kebanyakan tidak beragama. Jepang menjamin kebebasan beragama untuk masing-masing penduduknya.
Tempat Masjid di Negara Jepang yang Populer
Makanya tak heran jika mendengar kata “Jepang” tentu yang terlintas di pikiran kita adalah Kuil dengan pohon sakura di depannya. Tapi bagaimana dengan masyarakat muslim di sana?
Meskipun Islam bukan agama mayoritas, namun negara dengan julukan matahari terbit ini sangat menjunjung toleransi umat beragama. Hal ini terbukti dengan keberadaan beberapa masjid terkenal di Jepang bahkan satu diantaranya menjadi saksi sejarah Jepang pada Perang Dunia ke-II.
Saat membahas wisata tentang Jepang, apa sih yang langsung terbayang di benakmu? Memang banyak sekali ya destinasi wisata menarik di Negeri Sakura. Buat kamu yang Muslim, mungkin sempat terpikir di benakmu, kalau nanti ke Jepang bisa shalat di mana? Biar nggak kewajiban, tentu harus tetap menjalankan ibadah shalat saat berwisata. Akan lebih nyaman kalau kamu bisa shalat di masjid yang ada di kota tujuan wisata.
Tempat Masjid di Negara Jepang yang Populer
Masjid
Jumlah masjid di Jepang masih sangat terbatas. Biasanya masjid dibangun di dekat pusat kebudayaan ataupun kedutaan besar suatu negara dengan penduduk mayoritas Muslim seperti Turki, Malaysia ataupun Indonesia. Salah satu masjid terkenal di Tokyo adalah Masjid Camii yang terletak di sekitar daerah Shibuya. Selain itu, ada juga masjid Indonesia yang terletak di dalam sekolah Indonesia di Meguro, Tokyo.
Bila di Indonesia kita bisa membedakan bangunan masjid dengan melihat bentuk kubah, masjid di Jepang kebanyakan berbentuk bangunan gedung biasa.
Musolah atau ruang beribada
Berbeda dengan masjid, kita bisa menemukan banyak musolah atau prayer room di Jepang. Biasanya tempat solat ini disediakan di tempat umum seperti bandara, stasiun kereta api besar, pusat perbelanjaan, dan bahkan pusat informasi. Jumlah tempat publik yang menyediakan fasilitas prayer room ini semakin meningkat setiap tahunnya.
Hal yang wajib diingat adalah penggunaan prayer room di Jepang dibatasi waktunya, kebanyakan hanya dibuka dari pukul 8.30 sampai 20.00 dan bisa lebih pendek saat hari libur. Jam buka prayer room ini akan berbeda-beda sesuai dengan kebijakan masing-masing fasilitas. Pengunjung tidak bisa menggunakan prayer room dengan bebas, kita harus melapor kepada pengelola prayer room (biasanya staff dari fasilitas tersebut) sebelum menggunakannya.
Selain kedua tempat di atas, kita juga bisa menemukan tempat solat di restoran yang menyediakan menu Halal. Biasanya restoran seperti ini akan menyediakan tempat solat sebagai pelayanan bagi pelanggan.
Tempat Masjid di Negara Jepang yang Populer
1. Masjid Camii Tokyo
Masjid Camii Tokyo adalah sebuah masjid yang dibangun di kompleks Pusat Kebudayaan Turki di Ōyama-chō, Shibuya-ku, Tokyo, Jepang. Masjid ini merupakan salah satu masjid terbesar di Jepang yang dibangun bersama sekolah pada 12 Mei 1938 oleh Bashkirs dan Tatar yang melarikan diri ke Jepang setelah Revolusi Oktober. Pembangunannya diawasi oleh Abdürreşid Ibrahim (imam pertama masjid) dan Abdülhay Nikolay Ali.
2. Masjid Indonesia Tokyo atau Masjid Meguro
Masjid Meguro merupakan sebuah masjid yang dibangun pada tahun 2015 atas prakarsa warga negara Indonesia yang berlokasi di kota Tokyo. Meski telah direncanakan sejak 15 tahun sebelumnya oleh para pengurus Keluarga Masyarakat Islam Indonesia (KMII) di Jepang serta para tokoh dan cendekiawan Indonesia yang ada di Tokyo, ketersediaan dana dan penentuan lokasi masjid menjadi kendala utama.
Dengan dukungan dan intensitas komunikasi serta strategi penggalangan dana antara pengurus KMII, KBRI Tokyo dan Kemenlu-RI barulah kemudian pada hari raya Idul Fitri tahun 2015 acara seremonialnya dapat dilaksanakan oleh Yusron Ihza Mahendra selaku Duta besar Indonesia untuk Jepang.
3. Masjid Nagoya
Menurut nihon Islamu-shi yang diterbitkan oleh nihon Islamu-yuko-renmei, tempat ibadah pertama bagi umat Islam di Jepang adalah di Nagoya. Dilaporkan bahwa ini didirikan oleh sekelompok Muslim di Nagoya yang membentuk sebuah kelompok, Nagoya kaikyo-kyoudan, pada Maret 1931.
Pada tahun 1936, mereka kemudian melanjutkan untuk membangun Masjid mortir kayu 2 lantai di tempat yang sekarang disebut Chikusa-ku, Nagoya. Namun, itu terbakar selama Perang Dunia II, dan sejak itu, Nagoya tidak melihat Masjid selama sekitar 50 tahun.
4. Masjid Yokohama
Inilah satu-satunya masjid yang ada di kota Yokohama. Didirikan pada tahun 2006, masjid ini menjadi bagian penting dalam kehidupan umat Muslim di kota Yokohama.
Masjid ini juga pernah direnovasi selama 10 bulan hingga akhirnya dibuka kembali pada Oktober 2020. Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Yokohama juga kerap mengadakan acara khusus, pendidikan Islam untuk anak-anak, hingga berbagai aktivitas untuk muslimah setempat.
5. Masjid NU At-Taqwa
Masjid NU At-Taqwa diresmikan pada 20 Juli 2021 bertepatan dengan momen Idul Adha yang berlokasi di Higashiyama, Koga, Ibaraki. Sesuai namanya, masjid ini merupakan inisiatif dari organisasi islam asal Indonesia, Nahdlatul Ulama. Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang menjadi wadah komunikasi dan koordinator selama prosesnya.
Donaturnya pun bukan hanya berasal dari masyarakat yang berada di Jepang tetapi juga membuka jalur donasi bagi masyarakat Indonesia yang ingin ikut berpartisipasi.
6. Masjid Kobe 480
Masjid Kobe adalah masjid tertua di Jepang yang berdiri tahun 1935 dengan jasa arsitek asal Ceko, Jan Josef Svagr. Uniknya, masjid Kobe terlihat memiliki gaya arsitektur megah khas Turki. Di bagian depannya ada dua menara. Masjid yang beralamat di 2 Chome-25-14 Nakayamatedori, Chuo Ward, Kobe, Hyogo 650-0004 ini juga memiliki ruangan bawah tanah.
7. Masjid Asakusa
Masjid Asakusa adalah tempat ibadah yang juga memiliki perpustakaan di dalamnya. Di sana juga banyak kegiatan pengajian untuk orang dewasa dan pendidikan Alquran untuk anak-anak. Masjid yang dikelola oleh Japan Mosque Foundation ini sudah dibangun sejak tahun 1998.
Alamatnya adalah 1 Chome-9-12 Higashiasakusa, Taito City, Tokyo 111-0025Untuk menuju ke sana, wisatawan bisa naik bus dan turun di Higashi Asakusa Bus stop, lalu jalan kaki sekitar 1 menit.
8. Masjid Fukuoka
Masjid di Jepang yang juga dikenal dengan nama Al Nour Islamic Culture Center ini adalah masjid pertama di Pulau Kyushu. Kehadiran masjid ini tidak lepas dari pendirian Pusat Islam Fukuoka oleh mahasiswa Muslim di Universitas Kyushu tahun 1998. Masjid dengan kapasitas 300 orang ini juga dikenal dengan nama Al Nour Islamic Culture Center.
Dikutip dari website resminya di fukuokamasjid.org, masjid ini melayani kebutuhan umat Islam di Wilayah Kyushu.
9. Masjid Gifu
Masjid Gifu termasuk masjid paling indah yang ada di Jepang, baik di siang hari, malam hari, ataupun di musim salju. Mulai digunakan tahun 2008, masjid ini memiliki ciri khas kubah putih seperti masjid di timur tengah. Masjid yang lokasinya dekat dengan Universitas Gifu ini juga ramai setiap bulan Ramadan. Alamat Masjid Gifu adalah 501-1125 Gifu, Furuichiba, Higashimachida 8.
Tempat Masjid di Negara Jepang yang Populer
Sumber : https://www.liputan6.com
執筆者 admin | 2 1月 2023 | 記事, Pekerjaan
Program Magang di Jepang. Kabar gembira, program magang di Jepang untuk tenaga kerja Indonesia (TKI) masih akan berlanjut. Apa saja syarat magang di Jepang? Berapa gaji TKI magang di Jepang?
Program magang di Jepang adalah peluang yang menarik bagi individu yang ingin mendapatkan pengalaman kerja di Jepang, memahami budaya dan masyarakat Jepang, serta meningkatkan keterampilan mereka. Jepang adalah tujuan populer bagi program magang karena negara ini dikenal karena teknologi mutakhirnya, industri yang berkembang, dan budaya yang unik.
Berikut adalah beberapa langkah dan informasi umum yang perlu Anda pertimbangkan jika Anda tertarik untuk mengikuti program magang di Jepang:
- Menentukan Tujuan: Pertama, tentukan tujuan Anda untuk magang di Jepang. Apakah Anda ingin memperoleh pengalaman kerja dalam industri tertentu, memahami budaya Jepang, atau meningkatkan keterampilan bahasa Jepang? Tujuan yang jelas akan membantu Anda mencari program yang sesuai.
- Jenis Program: Ada beberapa jenis program magang di Jepang, termasuk program yang diselenggarakan oleh perusahaan, pemerintah, atau organisasi non-pemerintah. Anda dapat mencari program melalui perusahaan, universitas, atau lembaga yang mengkhususkan diri dalam pertukaran internasional.
- Persyaratan Visa: Anda akan memerlukan visa untuk mengikuti program magang di Jepang. Visa yang paling sesuai untuk magang adalah “Visa Aktivitas Budaya” atau “Visa Aktivitas Khusus.” Anda harus memenuhi persyaratan visa dan melengkapi semua dokumen yang diperlukan.
- Persiapan Bahasa: Kemampuan berbahasa Jepang dapat sangat membantu dalam memahami instruksi dan berkomunikasi di tempat kerja dan dalam kehidupan sehari-hari. Memiliki dasar pengetahuan bahasa Jepang sangat disarankan.
- Mencari Program: Cari program magang yang sesuai dengan tujuan Anda. Ini bisa dilakukan dengan menghubungi perusahaan-perusahaan, universitas, atau organisasi yang menawarkan program tersebut. Juga, Anda bisa mencari informasi melalui situs web resmi pemerintah Jepang atau situs web lembaga-lembaga yang mengkhususkan diri dalam pertukaran internasional.
- Proses Pendaftaran: Setelah menemukan program yang sesuai, ikuti proses pendaftaran sesuai dengan petunjuk dari penyelenggara program. Ini bisa melibatkan pengiriman surat lamaran, wawancara, dan persyaratan lainnya.
- Kebijakan Akomodasi: Pastikan Anda memiliki akomodasi yang aman dan sesuai selama tinggal Anda di Jepang. Beberapa program magang mungkin menyediakan akomodasi, sementara yang lain meminta Anda untuk mencarinya sendiri.
- Izin Kerja: Pastikan Anda memahami izin kerja dan jam kerja yang berlaku dalam program magang Anda. Anda mungkin perlu mematuhi peraturan tertentu yang berlaku di Jepang.
Program magang di Jepang bisa menjadi pengalaman berharga dalam pengembangan karier Anda, serta kesempatan untuk mengeksplorasi budaya dan kehidupan sehari-hari di Jepang. Pastikan Anda melakukan riset dan persiapan yang cukup sebelum Anda memutuskan untuk mengikuti program tersebut.
Aichi Training Center adalah lembaga yang bergerak di bidang pendidikan/pelatihan kerja dan belajar ke Jepang. Aichi Training Center dirintis mulai tahun 2014, dan menjadi lembaga resmi pada tahun 2 Juli 2018 . Aichi Training Center memiliki nama singkatan yang kerap disebut ATC.
ATC sudah bekerjasama dengan banyak perusahaan di Jepang yang siap menerima peserta dari Indonesia. Adapun peserta yang mendaftar di ATC dapat mengikuti beberapa program untuk ke Jepang yaitu program Kerja Engineering, Porgram Pemagangan, Program Tokutei Ginou (Visa Kerja), dan juga Program kerja Perawat. Tak hanya di bidang kerja, ATC juga sudah bekerjasama dengan instansi-instansi Nihongo Gakkou (Sekolah Bahasa) dan juga Senmon Gakkou (Pendidikan Tinggi Kejuruan) yang siap menerima pelajar dari Indonesia.
Para peserta yang mengikuti program kerja atau belajar ke Jepang melalui Aichi Training center akan diberikan pendidikan bahasa Jepang secara intensif hingga memenuhi standar yang ditetapkan oleh instansi atau perusahaan yang dituju oleh peserta. Selain itu peserta juga akan diberikan pembekalan keahlian lainnya yang menunjang kesiapan kerja atau belajar di Jepang. ATC tidak hanya mempersiapkan pendidikan dan pelatihan peserta untuk kerja atau belajar ke Jepang, tetapi juga memprioritaskan pembinaan karakter dan standar mutu dalam pemantapan keahlian peserta dalam bidang kerja atau belajar yang dipilih.
Pada Februari 2022, kami memulai operasi skala penuh sebagai organisasi pengirim di Indonesia. Nur Komariah sebagai Direktur, dan staf saat ini terdiri dari 10 orang di bagian pendidikan dan 10 orang di bagian dokumen. Memulai keberangkatan pada Maret 2022, dan per Desember ada sekitar 600 trainee praktek kerja yang berada di Jepang.
Bidang pekerjaan terkait dengan konstruksi (30%), pertanian (20%), pengolahan makanan (20%), dan (30%) lainnya di berbagai bidang seperti mesin dan logam, cetakan plastik, pengecatan, pembersihan bangunan dll. Perusahaan kami secara khusus berfokus pada pengembangan karakter trainee praktek kerja, dan hanya fokus memberikan pengetahuan untuk bekerja di Jepang.
Bertujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia dalam jangka panjang, bukan hanya sekedar memperoleh keterampilan saja, Tetapi Juga dalam hidup. Tujuan kami untuk menjadi penunjuk arah kehidupan yang bermakna bagi mereka.
Untuk itu, kami telah berkolaborasi dengan Pusat Pelatihan L Sierra untuk Trainee Praktek Kerja, yang memiliki spesialisasi dalam pelatihan untuk trainee praktek kerja di Jepang dan berpengalaman selama lebih dari 10 tahun.
Pada April 2022, kami mendirikan perusahaan di Jepang sebagai perusahaan pendukung kantor pusat Indonesia.
Didirikan di Prefektur Chiba.
Direktur : Wawan Wahyudi, yang juga pendiri Organisasi Pengirim Indonesia.
Saat ini, 15 orang staf (Chiba, Aichi, Hiroshima, Kumamoto) bekerjasama dengan perusahaan pusat. Kami mensupport trainee praktek kerja dari Indonesia.
Gabung segera bersama kami LPK Aichi Training Center
執筆者 admin | 17 2月 2022 | 記事

Dibuka Kelas Intensif Pemula dari 0
Kelas akan dimulai “Awal Maret 2022”
Kuota kelas hanya 20 Orang !
Yuuuk… Buruaaan DAFTAR…!!!
Kelas dari Senin-Jumat!
Teman-teman yang ingin bekerja dijepang tapi belum bisa bahasa jepang, yuk ikutan kelas intensif di @aichitrainingcenter dan kalian bisa mengikuti interview job dikami dengan user perusahaan di jepang!!!
Untuk Info dan pendaftaran silahkan segera hub.
WA. +62 813 9800 0380
______________________________________
Facebook : Aichi Training Center
Instagram : @aichitrainingcenter
Website : aichitrainingcenter.com
執筆者 admin | 27 6月 2020 | Info Terkini
https://www.instagram.com/p/CB5EkuZDACf/
Persyaratannya mudah!
1. 専門級( Senmonkyu ) 評価調書( Hyokachosho )
2. Posisi sudah pulang atau yang masih di Jepang
3. CV (format dari ATC),
4. Video perkenalan & las berdurasi 1 menit, dan
5. Photo hasil pengelasan.
Jangan lewatkan kesempatan anda, kirimkan persyaratan anda ke admin@ atau konsultasi langsung ke WhatsApp kami di +62 823-7053-5210.