Visa Digital Nomad, Apa Manfaatnya, dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Visa Digital Nomad, Apa Manfaatnya, dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Visa Digital Nomad, Apa Manfaatnya, dan Bagaimana Cara Membuatnya? Program ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan konsumsi.

Lalu, apa itu visa digital nomad? Visa Digital Nomad adalah visa yang dirancang khusus untuk mendukung para pekerja bebas atau pekerja jarak jauh. Salah satu jenis visa yakni, digital nomad akan diluncurkan oleh pemerintah Jepang pada akhir Maret 2024.

“(Digital nomad) dapat menjadi sumber inovasi. Saat banyak negara berupaya menarik mereka, kami berharap mereka juga bisa bekerja di Jepang,” tutur Menteri Kehakiman Jepang, Ryuji Koizumi, dikutip dari Kyodo News.

Visa Digital Nomad, Apa Manfaatnya, dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Saat ini makin banyak orang yang memilih hidup sebagai digital nomad, yakni seseorang yang dapat bekerja dari mana saja tanpa harus datang ke kantor. Profesi digital nomad bahkan menjadi salah satu profesi impian karena memungkinkan mereka untuk bekerja sambil berlibur. Oleh karenanya, Visa Digital Nomad muncul sebagai solusi untuk mendukung gaya hidup ini.

Visa Digital Nomad dapat memberi akses kemudahan bagi para pekerja bebas untuk menjelajahi destinasi tanpa harus terkendala oleh batasan tempat. Lantas sebenarnya, apa itu visa digital nomad? Apa saja keuntungannya dan bagaimana cara membuatnya?

Pelaku perjalanan asing yang ikut program digital nomad nantinya bisa tinggal di Jepang hingga enam bulan, menurut Badan Layanan Imigrasi Jepang.

Durasi tersebut lebih lama dibanding pemegang visa wisatawan jangka pendek yang hanya bisa tinggal selama 90 hari.

Menurut Japan Times, kalian yang bekerja sebagai wiraswasta juga bisa mengikuti program visa nomad ini. Para pemegang visa ini nantinya bisa bekerja dari wilayah manapun di Jepang.

Visa Digital Nomad, Apa Manfaatnya, dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Keuntungan Visa Digital Nomad

1. Izin Tinggal Lama untuk Bekerja dan Berlibur

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, visa ini memiliki masa berlaku yang lebih panjang. Banyak negara memberlakukan batas maksimal tinggal, biasanya antara 1 hingga 2 tahun. Dengan demikian, Anda tidak perlu repot-repot mengurus perpanjangan visa tinggal.

2. Bekerja dan Berlibur di Luar Negeri Secara Legal

Penting untuk diketahui bahwa bekerja di luar negeri dengan visa perjalanan adalah tindakan ilegal. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin bekerja di luar negeri, penting untuk memiliki visa kerja yang sesuai.

Dengan adanya visa khusus digital nomad ini, Anda dapat dengan legal menikmati liburan sambil bekerja di luar negeri.

3. Tidak Dikenai Pajak Penghasilan

Dengan memiliki jenis visa ini, Anda tidak lagi diwajibkan membayar pajak penghasilan di negara asing. Ini memungkinkan Anda untuk bekerja dengan aman sambil menikmati liburan di luar negeri.

Syarat Membuat Visa Digital Nomad

Persyaratan untuk Visa Digital Nomad pada dasarnya tidak terlalu berbeda dengan visa biasa. Namun, ada tiga syarat khusus yang harus dipenuhi agar memenuhi kriteria Visa Digital Nomad, yakni:

  • Berusia di atas 18 tahun.
  • Memiliki penghasilan bulanan yang memadai, dengan jumlah yang bervariasi tergantung pada negara tujuan.
  • Memiliki pekerjaan yang dapat dilakukan di mana saja di seluruh dunia atau bekerja secara remote.

Selain tiga syarat khusus ini, Anda juga harus menyediakan dokumen persyaratan untuk proses pembuatan visa. Dokumen yang perlu siapkan meliputi:

  • Paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan.
  • Foto terbaru.
  • Bukti asuransi kesehatan.
  • Bukti pendapatan finansial.
  • Bukti pekerjaan jarak jauh, dapat berupa kontrak kerja, surat dari klien, dan izin usaha.

Cara Membuat Visa Digital Nomad

Pembuatan Visa Digital Nomad ini tidak secepat visa liburan yang mungkin dapat diselesaikan hanya dalam beberapa hari. Proses pembuatan visa ini memerlukan waktu sekitar 1 hingga 2 bulan. Berikut adalah cara membuat Visa Digital Nomad.

  1. Mengisi formulir aplikasi, yang dapat diperoleh secara online atau diambil langsung di kedutaan atau konsulat negara yang menjadi tujuan Anda.
  2. Setelah itu, jadwalkan janji temu dengan kedutaan atau konsulat negara yang akan Anda kunjungi.
  3. Bawa dokumen persyaratan dan formulir aplikasi saat menghadiri janji temu.
  4. Lakukan pembayaran biaya pembuatan visa.
  5. Ikuti proses wawancara dan tunggu hingga visa Anda diterbitkan.

Penting untuk diingat, persyaratan dan prosedur membuat Visa Digital Nomad mungkin berbeda dari satu negara ke negara lain. Sebaiknya, cari informasi terlebih dahulu tentang cara membuat visa digital nomad sesuai dengan negara tujuan Anda.

Visa Digital Nomad, Apa Manfaatnya, dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Negara yang Menerbitkan Visa Digital Nomad

Mengutip laman Global Citizen Solutions, hingga akhir tahun 2023 ada 42 negara yang menawarkan Visa Digital Nomad.

Meski begitu, visa jenis ini bisa juga memiliki nama yang berbeda di tiap negara, contohnya visa kontraktor independen. Adapun daftar negara yang menerbitkan visa digital nomad diantaranya adalah:

  1. Cabo Verde
  2. Mauritius
  3. Seychelles
  4. Afrika Selatan
  5. Dubai
  6. Sri Lanka
  7. Indonesia
  8. Taiwan
  9. Andorra
  10. Republik Ceko
  11. Jerman
  12. Italia
  13. Montenegro
  14. Kroasia
  15. Estonia
  16. Hungaria
  17. Latvia
  18. Makedonia Utara
  19. Siprus
  20. Yunani
  21. Islandia
  22. Malta
  23. Norwegia
  24. Argentina
  25. Angola
  26. Antigua dan Barbuda
  27. Aruba
  28. Bahama
  29. Barbados
  30. Belize
  31. Bermuda
  32. Pulau Cayman
  33. Curacao
  34. Dominika
  35. Ekuador
  36. Meksiko
  37. Montserrat
  38. Panama
  39. Santo Lusia
  40. Kosta Rika
  41. Islandia
  42. Portugal

Visa Digital Nomad, Apa Manfaatnya, dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Semoga bermanfaat 🙂

Mengenal Aneka Bencana Alam Ketika Tinggal di Jepang

Mengenal Aneka Bencana Alam Ketika Tinggal di Jepang

Mengenal Aneka Bencana Alam Ketika Tinggal di Jepang. Bencana alam bisa terjadi di seluruh dunia. Terjadinya bencana alam ini merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Jepang pun sama. Bencana alam seperti gempa bumi juga bisa terjadi di Jepang.

Di Jepang, pengelolaan upaya penanggulangan bencana mendapat perhatian serius dari pemerintah, untuk itu ada Dewan Pusat Pengelolaan Penanggulangan Bencana (Central Disaster Management Council) yang dipimpin langsung oleh Perdana Menteri dibantu oleh Menteri negara untuk Pengelolaan Penanggulangan Bencana (Minister of State for Disaster Management).

Mengenal Aneka Bencana Alam Ketika Tinggal di Jepang

Untuk tahun fiskal 2001, Pemerintah Jepang menyediakan budget sebesar sekitar 3 trilyun Yen untuk pengelolaan upaya penanggulangan bencana. Budget ini diperuntukkan :

  1. Penelitian dan Pengembangan;
  2. Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana;
  3. Pelestarian Tanah Nasional;
  4. Pemulihan dan Pembangunan Kembali Pasca Bencana.

Agar segala kegiatan penanggulangan bencana dapat dilakukan secara cepat dan lancar, maka terus dilakukan peningkatan kemampuan berbagai fasilitas dan perlengkapan berikut ini : satelit-satelit meteorologis, radar observasi cuaca dan seismometer; barang dan perlengkapan untuk tindak tanggap darurat, seperti perlengkapan pemadam kebakaran, tanki air, dan generator listrik; sistem penghubung dan komunikasi informasi darurat; sarana transportasi seperti helikopter, kapal, dan mobil; fasilitas evakuasi dan markas besar tindak penanggulangan bencana.

Segala daya upaya pemerintah tersebut (hingga ke tingkat pemerintah daerah) mendapat dukungan dari rakyat, a.l. dengan adanya berbagai organisasi relawan masyarakat lokal, termasuk para relawan Palang Merah Jepang. Selain itu, barisan Penjaga Pantai Jepang (Japan Coastal Guard) dan Pasukan Bela-Diri Jepang selalu siap melakukan tugas penyelamatan dalam bencana, termasuk juga unit-unit medisnya.

Ada baiknya kamu mengetahui jenis-jenis bencana alam yang kerap terjadi di Jepang, juga persiapan menghadapi bencana dan juga apa yang harus dilakukan ketika bencana alam itu datang.

Pertama-tama, berikut ini adalah bencana alam yang biasa terjadi di Jepang dan kemungkinan besar akan kamu hadapi selama tinggal di Jepang:

Mengenal Aneka Bencana Alam Ketika Tinggal di Jepang

Gempa Bumi dan Tsunami

Jepang dikelilingi oleh lautan, oleh karena itu tsunami kerap terjadi setelah gempa bumi. Jadi jangan hanya perhatikan skala magnitudo dari gempa bumi tersebut, tetapi juga lokasi dari pusat gempa. Jika pusat gempa terjadi di laut, potensi tsunami semakin tinggi.

Jepang dikenal oleh dunia sebagai negara dengan intensitas gempa yang banyak. Serangan-serangan gempa yang terjadi di antaranya, yaitu “gempa besar Kanto” pada 1 September 1923 di Wilayah Kanto, “gempa besar Hanshin-Awaji” pada 17 Januari 1995 di Kota Kobe, dan “gempa bumi dan tsunami Tohoku” pada 11 Maret 2011 di Wilayah Tohoku.

Kemudian, terjadi juga gempa Kumamoto pada Maret 2016 dan gempa besar di wilayah utara Osaka disertai getaran-getaran kecil yang terjadi di beberapa daerah pada 18 Juni 2018.

Meskipun getaran gempa sudah tidak terasa, Anda harus berhati-hati terhadap kemungkinan bencana susulan seperti kebakaran dan gedung yang mungkin runtuh. Begitu pula untuk sepanjang daerah pesisir pantai yang kemungkinan akan muncul tsunaminya besar apabila terjadi gempa. Pada saat terjadi gempa bumi dan tsunami Tohoku, diperkirakan terjadi tsunami dengan tinggi setidaknya 17 meter.

Mengenal Aneka Bencana Alam Ketika Tinggal di Jepang

Taifun, Banjir, dan Longsor

Taifun mengakibatkan hujan lebat yang bisa menyebabkan banjir terutama di bantaran sungai dan longsor di area pegunungan. Akibat adanya perubahan iklim, bencana taifun, banjir, dan longsor, semakin parah.

Di Jepang setiap tahunnya terjadi angin kencang yang datang dari wilayah selatan. Angin kencang tersebut terjadi dari musim panas sampai musim gugur. Badai dan hujan deras yang terjadi karena pengaruh angin kencang biasanya menyebabkan terhentinya transportasi lalu lintas atau banyaknya toko yang tutup.

Badai salju

Di sisi utara Jepang yang umumnya mengalami suhu hingga di bawah 0 derajat celsius saat musim dingin, salju bisa menjadi berbahaya. Bahaya akibat salju antara lain, membeku hingga meninggal, hipotermia, radang dingin (frostbite), longsoran salju, tertimpa runtuhan atap, dan lainnya.

Di daerah yang berada di bagian utara seperti Hokkaido dan Wilayah Tohoku, juga daerah pinggir laut Jepang seperti Prefektur Niigata, biasanya salju menumpuk sangat tebal saat musim dingin. Meskipun lokasi-lokasi tersebut sudah terbiasa dengan jumlah salju yang besar, salju yang menumpuk dapat membuat aktivitas terhambat. Misalnya, perlengkapan-perlengkapan seperti listrik, gas, air, dan lainnya akan tidak bisa berfungsi.

Di kota-kota besar yang jarang mengalami penumpukan salju seperti Tokyo, ada kemungkinan besar transportasi umumnya akan terhambat hanya karena salju yang turun dan menumpuk beberapa senti saja.

Mengenal Aneka Bencana Alam Ketika Tinggal di Jepang

Letusan gunung api

Tidak banyak yang tahu bahwa 7 persen dari gunung api yang masih aktif di dunia sebenarnya berlokasi di Jepang. Seperti dikutip dari data Japan Institute of Country-ology and Engineering, ini artinya ada sekitar 100 gunung api yang aktif berada di Jepang.

Jepang memiliki pengalaman lebih dalam menghadapi bencana alam setelah mampu melewati berbagai bencana alam yang besar sepanjang sejarahnya. Lindungi diri kamu selama di Jepang dengan belajar segala tips menghadapi bencana alam dari orang-orang Jepang. Misalnya, tetap siaga terhadap bencana-bencana alam yang disebutkan di atas dengan cara menyimpan peralatan darurat yang penting di rumah, selalu mengecek prakiraan cuaca dan mengetahui peta jalur bahaya.

Banyak yang menyebutkan bahwa onsen akan muncul apabila Anda menggali hingga dalam di daratan Jepang bagian mana pun. Itu karena jumlah magma yang terkubur di dalam tanah di Jepang sangat banyak. Gunung Fuji yang terkenal itu pun merupakan salah satu gunung berapi.

Berbeda dengan gempa bumi, erupsi gunung berapi bisa diprediksi kapan terjadinya. Sebelum erupsi gunung besar terjadi, pasti ada pertanda atau gejala. Gempa-gempa kecil yang berlanjut dan asap yang keluar dari mulut gunung berapi merupakan tanda-tandanya. Apabila pertanda seperti itu terjadi, akan dilakukan pemberitaan besar-besaran.

Mengenal Aneka Bencana Alam Ketika Tinggal di Jepang

Semoga bermanfaat 🙂

Gaji Magang Kerja Perikanan dan Budi Daya Perairan di Jepang 2024

Gaji Magang Kerja Perikanan dan Budi Daya Perairan di Jepang 2024

Gaji Magang Kerja Perikanan dan Budi Daya Perairan di Jepang 2024. Industri perikanan di Jepang adalah salah satu industri terbaik di dunia. Berkat kerja keras dan keterampilan terbaik para nelayan Jepang, mampu mengantarkan Jepang sebagai salah satu negara dengan pasar grosir hasil laut terbesar di dunia.

Artikel ini akan memberikan informasi seputar bidang perikanan di Jepang, mulai dari fakta-fakta unik yang menjadikan kerja perikanan di Jepang menguntungkan, persyaratan umum, dan informasi lainnya.

Tokutei Ginou adalah program yang dikeluarkan pemerintah Jepang untuk menerima tenaga kerja asing dari luar negeri yang disahkan pada pada 1 April 2019. Dari 14 bidang yang ada, perikanan termasuk ke salah satunya yang memerlukan 9.000 orang tenaga kerja asing dari seluruh dunia termasuk Indonesia.

Gaji Magang Kerja Perikanan dan Budi Daya Perairan di Jepang 2024

Pekerja di sektor ini akan ditempatkan di sektor Perikanan (nelayan) dan sektor Budidaya Perikanan. Artikel ini akan mengupas informasi Tokutei Ginou Perikanan secara lengkap.

Keuntungan bekerja sebagai perikanan di Jepang

1. Prospek kerja di bidang perikanan terbuka lebar

Pekerjaan di bidang perikanan adalah salah satu pekerjaan yang sulit digantikan dengan robot. Selain itu, Jepang juga menargetkan akan menerima 9.000 pekerja asing di bawah visa pekerja keterampilan spesifik. Berdasarkan hal-hal tersebut lah, peluang untuk bisa bekerja di Jepang sangat tinggi dengan memiliki visa kerja tersebut.

2. Jepang adalah salah satu negara dengan industri perikanan terbaik dunia

Industri perikanan di Jepang adalah salah satu industri terbaik di dunia. Nelayan Jepang juga menerapkan penggunaan teknologi cerdas di dalam bidang perikanannya. Tangkapan yang dihasilkan juga semakin meningkat seiring dengan permintaan kebutuhan ikan yang terus merangkak naik.

3. Menikmati ikan segar sehari-hari

Orang yang bekerja di Industri ini tentunya bisa menikmati banyak hasil tangkapan laut karena para nelayan biasanya akan menikmati hasil tangkapan mereka yang tidak bisa dijual.

Persyaratan dan dokumen Tokutei Ginou Perikanan

  1. Berasal dari lulusan Sekolah Perikanan (Jurusan penangkapan ikan atau Budidaya perikanan).
  2. Berusia minimal 18 tahun hingga batas usia 35 tahun.
  3. Dalam keadaan sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan hasil medical check-up.
  4. Memiliki Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
  5. Memiliki KTKLN (Kartu Tanda Kerja Luar Negeri) dari BNP2TKI.
  6. CV saat pertama kali magang (khusus bagi yang pernah magang di Jepang).
  7. Memiliki sertifikat Sankyuu(三級) –à serifikat jitco dan Senmonkyuu(専門級).–à sertifikat otit bagi yang pernah magang di Jepang. Jika tidak ada, silahkan hubungi perusahaan atau penanggungjawab HRD terkait.
  8. Sertifikat keterampilan.
  9. Sertifikat Bahasa Jepang JFT-Basic/JLPT N4.

Gaji Magang Kerja Perikanan dan Budi Daya Perairan di Jepang 2024

B. Gaji bidang perikanan di Jepang

Gaji yang didapatkan selama bekerja di bidang perikanan di Jepang akan disesuaikan kembali dengan masing-masing perusahaan karena setiap perusahaan memiliki standar yang berbeda-beda. Namun, umumnya standar gaji bersih yang didapatkan adalah ¥150.000 atau sekitar Rp15,000,000 – Rp. 30.000.000.

C. FAQ Tokutei Ginou Perikanan

1. Apakah jurusan perikanan bisa kerja di Jepang?

Lulusan jurusan perikanan tentu saja bisa bekerja di Jepang, terutama bisa mengikuti program Tokutei Ginou Perikanan karena salah satu persyaratan program ini adalah harus berasal dari lulusan sekolah perikanan.

2. Lulusan perikanan bisa kerja apa di Jepang?

Lulusan perikanan bisa bekerja di sektor Perikanan (nelayan) dan sektor Budidaya perikanan. Sektor Perikanan dan Budidaya adalah sektor yang berkaitan dengan pengelolaan atau budidaya ikan dan lingkungannya mulai dari proses pra-produksi, produksi, pengolahan, sampai kepada proses pemasaran yang dilakukan dalam sistem bisnis perikanan.

3. Bila belum ada pengalaman di perikanan, apakah bisa ikut ujian?

Walaupun belum memiliki pengalaman, calon peserta tetap bisa mengikuti ujian. Namun, peserta tetap harus bisa memahami dan membaca tulisan Jepang karena ujiannya menggunakan Bahasa Jepang.

4. Apakah ada persyaratan lain yang harus dipenuhi selain lulus ujian? 

Setelah lulus ujian, peserta harus memiliki passport. Jika tidak memiliki sertifikat N4, maka sebelum berangkat harus lulus JLPT/ JFT-Basic minimal N4).

Gaji Magang Kerja Perikanan dan Budi Daya Perairan di Jepang 2024

Semoga bermanfaat 🙂

Tips Belanja Produk Halal di Jepang dan Informasi Tempat Daging Halal

Tips Belanja Produk Halal di Jepang dan Informasi Tempat Daging Halal

Tips Belanja Produk Halal di Jepang dan Informasi Tempat Daging Halal. Ketika Anda tinggal di negara dengan mayoritas non-Muslim, Anda akan menghadapi kenyataan bahwa pilihan makanan menjadi sangat terbatas. Anda harus memastikan makanan atau bahan makanan yang Anda beli adalah produk yang Halal untuk dikonsumsi oleh Anda dan keluarga.

Saat berkunjung ke Tokyo, Anda akan melihat bahwa sebagian besar supermarket menawarkan dan menjual makanan cepat saji dalam kemasan kotak makan atau Bento yang dapat langsung disantap. Sayangnya, sebagian besar makanan cepat saji ini tidak Halal. Bagi sebagian umat Muslim yang tinggal di Tokyo biasanya memasak sendiri untuk memastikan hidangan yang dimakan Halal.

Selain itu, buat kamu wisatawan muslim yang berencana untuk berlibur atau tinggal di Jepang. Tenang aja, di bawah ini kamu bisa mengenali makanan Jepang yang halal atau nggak sama sekali. Bukan cuma itu, kamu juga bisa ketahui tips mendapatkan makanan halal di Jepang disini.

Tips Belanja Produk Halal di Jepang dan Informasi Tempat Daging Halal

Tokyo adalah kota besar yang menarik jutaan orang untuk datang dan tinggal, tidak hanya orang Jepang tapi juga orang asing dari penjuru dunia. Tidak terkecuali bagi umat Muslim, umat Muslim datang ke Tokyo untuk sekolah, bekerja, bisnis dan wisata.

Salah satu kesulitan yang dihadapi oleh orang asing beragama Islam yang tinggal di Jepang adalah menemukan bahan makanan halal.

Beberapa tahun belakangan ini, orang asing yang datang untuk tinggal di Jepang semakin meningkat. Beberapa di antaranya berasal dari negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim.

Bila kamu termasuk orang yang berminat untuk mencoba tinggal di negeri sakura ini, berikut kami perkenalkan beberapa tempat yang menjual bahan makanan yang memiliki lambang halal.

Tips Belanja Produk Halal di Jepang dan Informasi Tempat Daging Halal

1. Toko bahan makanan asing

Toko bahan makanan asing ini bisa ditemukan di berbagai tempat. Biasanya di dekat masjid besar di Jepang ada toko yang menjual produk dan bahan makanan halal. Selain itu, di beberapa kota besar kita bisa menemukan toko-toko yang menjual bahan makanan asing yang dibuka di Shopping Arcade (pusat perbelanjaan), seperti di daerah Ameyokocho Ueno ataupun di daerah Shin-okubo. Contohnya Toko Fatimah di Ueno yang menjual produk-produk Indonesia.

Beberapa toko ini memiliki website dan bisa dipesan secara online, sehingga bila jauh dari tempat tinggal, kita tidak perlu jauh-jauh datang.

2. Gyomu-suupaa (Supermarket berharga murah)

Gyomu-suupaa merupakan salah satu jenis supermarket Jepang yang menjual bahan makanan secara murah. Di sini kita bisa menemukan bahan halal berupa daging segar bekuan ataupun beberapa bumbu masak. Selain itu, kita juga bisa menemukan daging dan bumbu berlambang halal di supermarket grosir. Contohnya supermarket dengan brand Hanamasa yang ada hampir di seluruh wilayah Jepang.

3. Supermarket Jepang

Meskipun jumlahnya sangat terbatas, terkadang ada supermarket Jepang yang menyediakan produk atau bahan makanan halal. Produk ini merupakan produk asli (private brand) yang dibuat sendiri oleh beberapa supermarket tersebut. Contohnya brand Top Valu dari Mall AEON.

Selain tempat-tempat di atas, ada juga toserba Jepang yang menyediakan makanan atau produk halal yang bisa dinikmati tidak hanya oleh turis, tetapi juga orang asing yang tinggal di Jepang.

4. Temukan yang Berlabel Halal

Tips pertama kamu harus mencari makanan yang sudah memiliki label halal di bagian kemasannya. Perlu kamu tahu, makanan buatan di Jepang maupun produk impor semakin meningkat yang menggunakan kandungan halal. Bahkan, kamu bisa menemukannya di pusat perbelanjaan. Tapi, jika nggak ada kamu bisa memanfaatkan daging ayam, sapi, domba yang memang terjamin halal, ya.

5. Temukan Makanan dengan Bahan Dasar dari Laut

Mungkin bagi kamu sulit untuk menemukan makanan berlabel halal, jika begitu kamu masih bisa menikmati makanan berbahan dasar dari laut. Terlebih lagi, menu makanan Jepang kebanyakan dibuat dengan bahan dasar dari laut, seperti seafood. Bahkan, mereka menyajikan makanan laut yang masih segar, seperti sashimi dan sushi.

6. Belajar Membaca Komposisi di Label Makanan

Sama seperti di Indonesia dan negara lainnya, makanan Jepang juga memiliki label kemasan yang berisikan informasi mengenai komposisi. Cobalah untuk mempelajari komposisi yang ada di label makanan yang kamu temukan di pusat perbelanjaan. Jangan lupa, kenali kosa kata non-halal dalam Bahasa Jepang agar kamu mudah untuk menghindarinya, ya.

Tips Belanja Produk Halal di Jepang dan Informasi Tempat Daging Halal

Kami ingin berbagi informasi tentang tempat yang biasanya saya kunjungi untuk membeli daging Halal di Tokyo.

#1 Sonali Halal Food

Sonali Halal Food adalah pemasok makanan Halal tertua di Jepang. Sonali Halal Food telah lama berkecimpung dalam pasar makanan Halal sejak 1988. Mereka menawarkan berbagai variasi daging seperti daging sapi (berbagai bagian pada daging), daging ayam dan daging kambing. Tak hanya itu, mereka juga menawarkan makanan berdasarkan kuliner suatu negara, seperti Bangladesh, India, Indonesia, Malaysia dan banyak negara lainnya.

Hal yang saya sukai dari toko ini adalah Anda dapat memeriksa persediaan produk sebelum Anda membelinya melalui toko online onlinehalalfood.com. Dan tentu saja Anda dapat memesan secara online.

AddressMaison Nomura 101, 1-13-5 Kamijujo, Kita-ku, Tokyo 114-0034
Phone03-5993-4993 or 03-5948-8876
Online Shoppingonlinehalalfood.com

#2 Nasco Halal Food

Nasco Halal Food yang terletak di Shinjuku telah menyediakan daging dan makanan Halal sejak tahun 1992. Nasco memiliki banyak variasi daging dan hanya menjual daging Halal. Nasco Halal Food membeli daging dan memproses sendiri dagingnya berdasarkan hukum Islam, sehingga mereka dapat menjamin daging yang dijual adalah 100% Halal. Anda dapat membeli daging sapi, daging kambing, daging ayam dan produk Halal lainnya termasuk produk selain daging. Kabar baiknya adalah apabila Anda tidak sempat berkunjung ke toko, Anda dapat membeli melalui toko online di www.nascohalalfood.com.

AddressTokyo branch: 104, 2-9-3 Hyakunincho and 101, 2-10-8 Hyakunincho, Shinjuku-ku, Tokyo 169-0073
Phone03-5337-1477
Online Shoppingwww.nascohalalfood.com

 

Tips Belanja Produk Halal di Jepang dan Informasi Tempat Daging Halal

#3 Al-Flah Online Shop

Al-Flah Online Shop menawarkan berbagai jenis daging Halal. Toko ini menjual daging sapi (berbagai bagian pada daging), daging ayam, daging domba, daging kambing dan daging ayam Kalkun. Daging yang dijual terdiri dari dua pilihan, yaitu daging segar dan daging beku. Toko juga menjual daging beku seperti Chicken Nuggets, daging ayam cincang dan ampela ayam.

Anda dapat mengunjungi link berikut: www.al-flah.com.

AddressOnoya Bldg. 4F, 2-41-2 Ikebukuro, Toshima-ku, Tokyo 171-0014
Phone03-3985-9784
Online Shoppingwww.al-flah.com

Selamat mencoba 🙂

Tips Mencari Masjid dan Mushola di Jepang

Tips Mencari Masjid dan Mushola di Jepang

Tips Mencari Masjid dan Mushola di Jepang. JEPANG adalah negara dengan budaya kosmopolitanisme yang memungkinkan orang-orang dari latar belakang agama berbeda dapat hidup berdampingan secara harmonis.

Beberapa tahun terakhir ini, pemerintah Jepang membangun fasilitas-fasilitas agama untuk penduduk Muslim yang merupakan kelompok minoritas di sana. Oleh karena itu, terjadi peningkatan yang cukup signifakan dalam pembangunan masjid di Jepang.

Saat membahas wisata tentang Jepang, apa sih yang langsung terbayang di benakmu? Memang banyak sekali ya destinasi wisata menarik di Negeri Sakura. Buat kamu yang Muslim, mungkin sempat terpikir di benakmu, kalau nanti ke Jepang bisa shalat di mana? Biar nggak kewajiban, tentu harus tetap menjalankan ibadah shalat saat berwisata. Akan lebih nyaman kalau kamu bisa shalat di masjid yang ada di kota tujuan wisata.

Tips Mencari Masjid dan Mushola di Jepang

Belakangan di Jepang penyediaan pelayanan untuk umat Muslim semakin meningkat, mulai dari banyaknya restoran halal sampai dengan penyediaan tempat ibadahyna di tempat-tempat wisata terkenal, ataupun di tempat yang banyak ditinggali umat Muslim. Berikut beberapa tempat ibadah yang bisa kamu temukan di Jepang.

Masjid

Jumlah masjid di Jepang masih sangat terbatas. Biasanya masjid dibangun di dekat pusat kebudayaan ataupun kedutaan besar suatu negara dengan penduduk mayoritas Muslim seperti Turki, Malaysia ataupun Indonesia. Salah satu masjid terkenal di Tokyo adalah Masjid Camii yang terletak di sekitar daerah Shibuya. Selain itu, ada juga masjid Indonesia yang terletak di dalam sekolah Indonesia di Meguro, Tokyo.

Bila di Indonesia kita bisa membedakan bangunan masjid dengan melihat bentuk kubah, masjid di Jepang kebanyakan berbentuk bangunan gedung biasa.

Tips Mencari Masjid dan Mushola di Jepang

Musolah atau ruang beribada

Berbeda dengan masjid, kita bisa menemukan banyak musolah atau prayer room di Jepang. Biasanya tempat solat ini disediakan di tempat umum seperti bandara, stasiun kereta api besar, pusat perbelanjaan, dan bahkan pusat informasi. Jumlah tempat publik yang menyediakan fasilitas prayer room ini semakin meningkat setiap tahunnya.

Hal yang wajib diingat adalah penggunaan prayer room di Jepang dibatasi waktunya, kebanyakan hanya dibuka dari pukul 8.30 sampai 20.00 dan bisa lebih pendek saat hari libur. Jam buka  prayer room ini akan berbeda-beda sesuai dengan kebijakan masing-masing fasilitas. Pengunjung tidak bisa menggunakan prayer room dengan bebas, kita harus melapor kepada pengelola prayer room (biasanya staff dari fasilitas tersebut) sebelum menggunakannya.

Selain kedua tempat di atas, kita juga bisa menemukan tempat solat di restoran yang menyediakan menu Halal. Biasanya restoran seperti ini akan menyediakan tempat solat sebagai pelayanan bagi pelanggan.

Dilansir dari Travel Triangle, Jepang saat ini telah membangun sekitar 90 masjid untuk komunitas Muslim di sana. Namun, ada lima masjid terbesar yang sangat populer dan menjadi tujuan destinasi bagi para wisatawan luar dan lokal.

Tips Mencari Masjid dan Mushola di Jepang

1. Tokyo Camii Mosque

Tokyo Camii Mosque merupakan masjid terbesar di Jepang, yang dibangun pada 1998 dengan total empat lantai. Masjid yang terletak di Shibuya ini mengadopsi gaya aristektur Ottoman yang membuat bangunan ini tampak begitu megah. Masjid ini sangat populer di kalangan wisatawan luar dan juga penduduk setempat.

2. Hiroo Mosque

Hiroo Mosque tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga merupakan pusat budaya Arab. Di dalam masjid ini juga disediakan sebuah aula bagi para pengunjung yang ingin mempelajari budaya Arab di Tokyo. Tidak heran, masjid ini terletak di Distrik Minato yang merupakan rumah bagi Institut Islam Arab.

3. Kobe Mosque

Kobe Mosque adalah masjid pertama yang dibangun di Jepang pada 1935. Masjid ini sempat disita oleh Angkatan Laut Jepang pada 1943, tetapi akhirnya dapat berfungsi kembali sebagai tempat ibadah untuk umum.

Lokasi masjid ini cukup strategis karena berada di daerah wisata yang paling sering dan banyak dikunjungi oleh turis-turis luar juga lokal. Interior Kobe Mosque yang dihiasi oleh lukisan emas dan dinding-dinding putih yang terbuat dari kelereng menjadi daya tarik masjid ini.

4. Fukuoka Mosque

Dibangun pada 2009, masjid ini memberikan akses ibadah untuk 1000 keluarga Muslim yang tinggal di pulau Kyushu, Jepang. Penduduk yang berasal dari agama lain juga dapat menghadiri salat harian atau acara sosial yang diadakan oleh Fukuoka Mosque.

Saat ini, Fukuoka Mosque dikelola oleh Pusat Kebudayaan Islam Al Nour, di mana setiap minggunya menawarkan kelas bahasa Arab untuk semua kelompok usia. Kegiatan seminar dan ceramah juga dilakukan secara berkala.

Tips Mencari Masjid dan Mushola di Jepang